7 Perusahaan Fintech Teratas di Cina

    7 Perusahaan Fintech picture

    DuniaFintech.com – Cina adalah salah satu negara dengan perkembangan teknologi yang luar biasa. Banyak perusahaan raksasa lahir di negeri tirai bambu ini. Tidak terkecuali perusahaan fintech yang terus tumbuh pesat. Inilah 7 perusahaan Fintech Teratas di Cina.

    WeChat dan Alipay misalnya. Dua perusahaan besar milik raksasa internet Cina, Tencent dan Alibaba, mereka mengontrol lebih dari 90% pasar pembayaran mobile di negara itu. Dengan jumlah penduduk besar dan sebagian berada di bawah garis kemiskinan, kehadiran perusahaan-perusahaan fintech itu mampu memberikan peran besar mempermudah kegiatan pembayaran sehari-hari.

    Simak 7 perusahaan fintech teratas di Cina berikut ini!

    Baca juga: Finmas Dorong Inklusi Keuangan Indonesia

    1. Ant Financial

    Ant Financial Service Group yang dulunya bernama Alipay saat ini merupakan perusahaan fintech terbesar serta startup unicorn dengan valuasi paling tinggi di dunia senilai $150 miliar. Pada bulan Juni 2018, Ant Financial meraih pendanaan sebesar $14 miliar yang disebut oleh Times of India sebagai “the biggest-ever single fund-raising globally by a private company”.

    2. JD Finance

    Anak perusahaan JD.com.Inc ini berada di posisi kedua perusahaan fintech paling top di Cina. Perusahaan yang disebut sebagai pesaing terbesar Ant Financial ini tahun lalu berhasil meraih pendanaan sebesar 13 yuan atau senilai $1,9 miliar.

    3. Baidu Du Xiaoman

    Du Xiaoman Finance merupakan anak perusahaan Baidu, perusahaan teknologi multinasional Cina. Pada bulan Oktober lalu, Du Xioaman mendapatkan kredit senilai 10 miliar yuan dari Bank Tianjin. Hingga saat ini, Du Xiaoman masih diakui sebagai salah satu dari 5 raksasa fintech Cina.

    Baca juga: Kalangan Milenial Dominasi Investor Bitcoin?

    4. Lufax

    Didirikan pertama kali pada tahun 2011, Lujiazui International Financial Asset Exchange Co., Ltd merupakan salah satu penggerak paling berpengaruh dalam industri teknologi finansial di Cina. Mengawali usaha sebagai perusahaan peminjaman peer-to-peer, saat ini Lufax terus tumbuh mengejar perusahaan-perusahaan fintech yang lebih besar di Cina.

    5. Suning Financial Service

    Suning Financial Services adalah bagian dari Suning Holdings. Perusahaan ini menyediakan rekening pembayaran, perbankan investasi, pinjaman konsumen, pinjaman perusahaan, asuransi, crowdfunding, pembiayaan ekuitas swasta dan layanan keuangan lainnya, melayani konsumen dan bisnis. Suning Financial Services sejauh ini telah mengumpulkan dana US $ 814 juta, menurut Crunchbase.

    6. OneConnect Financial Technology

    OneConnect Financial Technology, yang sebelumnya dikenal sebagai Ping An Financial Technology Consulting Co, Ltd Shenzhen, berfokus pada solusi fintech untuk bank kecil dan menengah. OneConnect telah membangun empat platform layanan berdasarkan data besar, Blockchain, cloud keuangan, keuangan cerdas, dan teknologi baru lainnya.

    7. Dianrong

    Dianrong adalah perusahaan pemberi pinjaman pasar online yang melayani individu dan perusahaan kecil dan menengah. Dijuluki “Klub Pinjaman China”, perusahaan yang didirikan pada 2012 ini berspesialisasi dalam pinjaman konsumen dan bisnis kecil.

    -Dita Safitri-

    Komentar