Aiqqon Mempermudah Pelaku UKM Mengadopsi Pembayaran Cashless

    Pembayaran Cashless picture
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Geliat bisnis di era digital kian subur dan merambah ke berbagai sektor. Dengan adanya perkembangan teknologi, berbagai solusi telah dihadirkan oleh para startup teknologi dan juga Fintech untuk masyarakat, salah satunya dalam pembayaran cashless.

    PT Aiqqon Triarta Mas (Aiqqon), platform agregasi pilihan pembayaran online untuk bisnis UKM offline, hadir di Indonesia karena menilai masih rendahnya penggunaan mesin Eletronic Data Capture (EDC) di kalangan para pelaku industri kreatif.

    Kini, Aiqqon telah resmi hadir dalam bentuk aplikasi mobile untuk semakin mempermudah pelaku UKM mengakses jasa perusahaan.

    Baca juga: Startup Indonesia-Korea Unjuk Kebolehan di ‘Startup Demo Day’

    Layanan dari Aiqqon dalam Pembayaran Cashless

    Saat acara soft launching Aiqqon kemarin, Founder perusahaan, Thomas Nugroho, mengatakan bahwa Aiqqon hadir untuk memenuhi kebutuhan para pemilik bisnis UKM, mulai dari pemilik usaha kuliner, jasa, dan lainnya untuk mulai mengadopsi cara pembayaran secara non tunai (cashless). 

    Thomas pun mengatakan dalam acara tersebut:

    “Saat ini kami mencatat dari sekitar 63 juta UKM di Indonesia hanya sekitar 1,1 juta unit mesin EDC yang sudah digunakan oleh berbagai merchant di Indonesia. Sulitnya proses pendaftaran dan verifikasi dari Bank, menjadikan tidak banyak pemilik bisnis UKM yang [bisa] mendapatkan kesempatan untuk mengoperasikan mesin EDC untuk pembayaran.”

    Berdasarkan penjabaran dalam acara tersebut, melalui platform Aiqqon, para pelaku UKM kini bisa menerima pembayaran menggunakan kartu kredit hingga e-wallet (dompet digital) tanpa harus memiliki mesin EDC.

    Hanya dengan memanfaatkan platform dari Aiqqon, semua pilihan pembayaran tersebut sudah bisa dilakukan dengan mudah. 

    Saat ini Aiqqon baru tersedia di Jakarta, fokus dari Aiqqon saat ini adalah menambah jumlah merchant, jumlah pengguna untuk melakukan pembayaran serta pembelian jasa dan produk yang ada di aplikasi Aiqqon dan melancarkan kegiatan pemasaran yang diharapkan akan merambah ke berbagai kota lainnya.

    Baca Juga: Parolamas Mengeluarkan Layanan Asuransi Digital Terbarunya, Simplr

    Kinerja ‘Seumur Jagung’ Aiqqon

    Dalam acara tersebut, Thomas juga menyebutkan perihal kinerja Aiqqon yang baru beroperasi sekitar satu bulan dengan mengatakan:

    “Meskipun baru beroperasi sekitar satu bulan, namun aplikasi kami sudah diunduh oleh pengguna dengan jumlah yang cukup besar. Transaksi dengan pembayaran kartu kredit pun sudah kami peroleh dari jasa desain interior dengan jumlah hampir Rp100 Juta.”

    Sekedar informasi, Aiqqon adalah startup binaan perusahaan modal ventura Mandiri Capital Indonesia (MCI), dan rencananya perusahaan ini masih akan melakukan fundraising tahap awal dari beberapa investor lokal dan asing di Singapore Fintech Festival pada akhir tahun 2019. Thomas mengatakan, pendanaan itu nantinya akan digunakan Aiqqon untuk memperkuat sistem.

    Image by Gerd Altmann from Pixabay

    -Syofri Ardiyanto-

    Komentar
    Bottom Adv