Aktor Korea Selatan Ini Berinvestasi di Startup Blockchain?

    Aktor Korea Selatan picture
    Inline Adv

    Duniafintech.com – Aktor Korea Selatan yang tampan dan populer serta pebisnis, Bae Yong-joon, dikabarkan telah berinvestasi pada startup Blockchain bernama Seamon.

    Seamon merupakan startup yang bergerak pada perdagangan produk makanan laut (seafood).

    Bae Yong Joon – Aktor Korea Selatan yang Berinvestasi di Startup Blockchain

    Dilansir CoinDesk Korea, Head of Seamon, Lee Jung-hoon mengatakan bahwa, besaran dana investasi yang digelontorkan oleh Bae Yong-joon dirahasiakan namun investasi ini berarti lebih dari 10 juta won atau setara $ 88.510 ribu dolar.

    Padahal kala itu Lee Jung-hoon hanya meminta Bae Yong-joon menjadi penasihat di Seamon namun dikarenakan kecintaannya dengan bisnis makanan dan produk-produk hasil laut, ia menandatangani kontrak investasi pada bulan lalu.

    Baca juga: Regulator Malaysia: Pendapat Publik Terkait Aturan ICO

    Hal ini diketahui menjadi yang pertama kali bagi Bae Yong-joon dalam menandanai sebuah startup Blockchain.

    Startup Seamon memanfaatkan blockchain melalui kontrak pintar untuk mengembangkan transaksi produk-produk makanan laut guna menjangkau pasar global.

    Selain itu pemanfaatan Blockchain juga dapat mengurangi risiko telat melakukan pembayaran, serta menekan biaya pengeluaran dengan menggunakan kripto, yang mana tim Seamon telah menciptakan koin Seamon untuk mempermudah transaksi serta akan meluncurkan SeamonX untuk perdagangan produk makanan laut yang diperkirakan akan rilis pada kuartal ketiga atau keempat tahun ini.

    Baca juga: Pelabuhan di Prancis Adopsi Blockchain Logistik

    Koin ini sendiri sudah terdaftar pada bursa kripto BCEX dengan simbol “SMEX”. SeamonX nantinya akan melayani pertukaran token Seamon ke fiat money seperti dolar AS atau Stable Coin tether (USDT).

    Dalam pendistribusian koin Seamon, startup Seamon melakukannya dengan gratis atau airdrop sekitar 5 miliar won ($4,42 juta).

    Di Indonesia sendiri, pemanfaatan teknologi Blockchain masih dalam tahap pengenalan sejak tahun 2018. Indonesia dinilai menjadi pasar potensial dalam transaksi mata uang digital alias cryptocurrency. Kondisi ini membuat banyak investor memburu Indonesia untuk menerapkan teknologi Blockchain. Salah satu perusahaan yang tertarik melakukan langkah ini adalah LocalTrade.cc.

     

    Meski menjadi penantang, perusahaan pendatang atau investor luar yang menamkan modal atau membuka bisnis di Indonesia akan menjadi cambuk bagi perusahaan lokal untuk meningkatkan layanan agar tidak kalah saing.

    -Febrian Surya-

    Komentar
    Bottom Adv