Antler, Akselerator Startup Siap Lahirkan 20 Startup Indonesia Tiap Tahun

    antler picture
    Top Adv

    DuniaFintech.com – Geliat startup yang berkembang pesat di Indonesia kian menjadi daya tarik perusahaan asing melebarkan sayapnya di tanah air, seperti salah satu perusahaan akselerator startup bernama Antler.  Perusahaan ini berencana untuk melakukan ekspansi ke Indonesia pada semester pertama tahun 2020 mendatang.

    Baca juga : Polri Siap Uji Coba Smart SIM

    Rencana ekspansi Antler ini disertai dengan misi perusahaan untuk mencetak setidaknya 20 startup Indonesia setiap tahunnya dengan memberikan dukungan kepada pendiri startup untuk membentuk tim yang tepat, memberikan pendanaan untuk tahapan awal (pre-seed dan seed), dan memberikan akses ke platform hingga jaringan secara global.

    Antler juga akan memberikan berupa grant atau uang saku setiap dua bulan kepada peserta yang mengikuti program. Apabila peserta berhasil, peserta akan mengikuti program lanjutan selama beberapa bulan yang difokuskan untuk meluncurkan dan mulai menumbuhkan perusahaan peserta dengan dukungan dari para mentor, penasihat, dan VC. Tidak melulu didukung mentor asing, perusahaan ini juga didukung mentor asal Indonesia yang berkualitas, termasuk CEO GDP Venture Martin Hartono dan Presiden Direktur Blue Bird Noni Purnomo.

    Baca juga : Raiz Invest, Tawarkan Investasi Tanpa Perlu Modal Tinggi

    Sebagai tambahan informasi, Antler telah menjajaki Singapura sejak tahun 2018 dan dari program Antler yang berlangsung di Singapura, saat ini telah terdapat 4 startup asal Indonesia yang lahir, yaitu Sampingan, Robin, Base, dan Bubays.

    Sejauh ini Antler telah berinvestasi senilai US$ 8,3 juta kepada 70 startup dalam portofolionya, sejak pertama kali memulai program inkubasinya di Singapura pada Juli 2018 lalu. Saat ini, secara global perusahaan ini memiliki 8 lokasi operasional dengan 6 program yang tengah berjalan.  Antler menggelar program pembinaan secara intensif selama 6 bulan dalam bentuk inkubasi bagi para calon pengusaha startup.

    Baca juga : Santander Terbitkan Obligasi Blockchain End-To-End $20 Juta di Ethereum

    — Dinda Luvita —
    Komentar
    Bottom Adv