Binance Bermitra dengan Perusahaan Blockchain Analytics untuk Meningkatkan AML

    Perusahaan Blockchain Analytics picture
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Pertukaran cryptocurrency ketiga teratas dunia, Binance, mengumumkan bahwa ia telah bermitra dengan perusahaan Blockchain Analytics, CipherTrace. Kemitraan diumumkan dalam posting blog yang diterbitkan pada 11 April.

    Per pengumuman, kemitraan ini dimaksudkan untuk memperkuat kepatuhan peraturan perusahaan dengan meningkatkan langkah-langkah Anti-Pencucian Uang (AML). Dalam posting diklaim bahwa perusahaan Blockchain Analytics CipherTrace juga melayani regulator, lembaga keuangan, dan auditor.

    CEO perusahaan Blockchain Analytics CipherTrace Dave Jevans dikutip dalam pengumuman itu menekankan pentingnya transparansi dalam mendapatkan kepercayaan di pasar.

    Baca juga

    Changpeng Zhao, CEO Binance, baru-baru ini mengungkapkan bahwa perusahaan akan meluncurkan platform perdagangan terdesentralisasi akhir bulan ini.

    Pada Februari 2017, dikabarkan pula bahwa  tak diragukan lagi, penetrasi Teknologi Blockchain memang terbukti berpotensi menambah kemajuan masa depan dunia. Teknologi ini memiliki konsep media penyimpanan data secara sederhana namun diimbangi dengan tingkat keamanan yang tinggi melalui jaringan peer-to-peer, sehingga semakin dipercaya oleh negara-negara besar di dunia sebagai teknologi yang bisa dimanfaatkan dalam berbagai sektor, seperti sektor keuangan, pendidikan, industri, kesehatan, pariwisata, dan lain-lain.

    Terkait perkembangan teknologi Blockchain, Lesetja Kganyago, Gubernur dari South African Reserve Bank (SARB) juga mengemukakan bahwa: “Teknologi Blockchain berpotensi membantu jutaan orang yang tidak mapan di bidang ekonomi, dan meningkatkan pelayanan pemerintah menjadi jauh lebih efisien.” Ia juga tertarik untuk mempertimbangkan manfaat Blockchain lebih lanjut untuk Afrika Selatan.

    Hari ini, dikabarkan pula Startup blockchain yang berbasis di New York, Flexa telah mengumpulkan $ 14.1 juta untuk mengembangkan jaringan pembayaran untuk pengecer. Pengembangan diumumkan dalam siaran pers yang diterbitkan pada 11 April.

    Per rilis, Flexa telah mengumpulkan $ 14.100.000 dalam pendanaan dari peserta seperti dana awal tahap 1kx, perusahaan investasi Access Ventures dan Nima Capital, dan dana lindung nilai Pantera Capital, yang baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka hampir menyelesaikan pendanaan untuk dana ventura ketiga, dimana sudah mengumpulkan $ 160 juta.

    Perusahaan bermaksud untuk membuat jaringan pembayaran untuk pengecer yang akan mengurangi biaya, overhead, dan penipuan dengan cara penyelesaian berbasis blockchain. Flexa juga berencana untuk merilis aplikasi mobile di mana pelanggan dapat melakukan operasi dengan cryptocurrency yang sudah mereka miliki.

    picture:pixabay.com

    Komentar
    Bottom Adv