Bisnis Properti Para Milenial Dengan Gradana

    bisnis properti

    DuniaFintech.com – Generasi milenial yang kadang diidentik dengan yang serba instan, praktis, dibalik itu semua justru tersimpan ide-ide baru yang bisa dikembangkan dalam berbisnis. Ada banyak ide bisnis yang dapat dilakukan oleh para generasi milenial, salah satunya bisnis properti.

    Saat ini kebutuhan untuk bisa mengakses lembaga keuangan dalam kepemilikan properti bagi generasi milenial bukan saja menjadi isu nasional namun juga telah menjadi isu dunia. Di Indonesia sendiri, hadirnya sebuah perusahaan rintisan digital lokal, Gradana menjadi solusi praktis bagi para milenial yang baru merintis karir dan ingin memiliki bisnis properti dengan cara yang relatif lebih terjangkau.

    Pasar properti sangat dinamis dan tumbuh dengan cepat ditambah dengan adanya segmentasi milenial yang ternyata memberikan angin segar baru bagi bisnis properti tanah air, jelas berpengaruh terhadap meningkatnya kebutuhan akan pendanaan residensial. Gradana pun mencoba menghadirkan solusi tersebut melalui platform digital.

    Baca juga : Bank Sentral Bahrain Rilis Aturan Cryptocurrency Baru

    Keunggulan Gradana salah satunya adalah memungkinkan pemberi pinjaman memilih sendiri kepada siapa dananya akan disalurkan. Dari segi keamanan, platform ini memberikan sistem pemantauan yang sistematis serta jaminan agunan untuk bisnis properti. Bagi investor sendiri, menanam dana di platform ini lebih menguntungkan dibandingkan bunga deposito dengan tingkat risiko yang rendah

    Melalui program GraDP, platform ini menawarkan pinjaman uang muka dengan pengembang rekanan mereka melalui sistem peer to peer lending. Besar pinjaman dan bunga akan disesuaikan dengan harga rumah yang tertera di daftar harga pengembang.

    Gradana hanya memberikan pilihan dua dan tiga tahun, skema pembayaran dibuat sama seperti ketika konsumen mengambil KPR selama 15 tahun agar debitur terbiasa membayar angsuran perumahan mereka nanti. Gradana memberlakukan verifikasi dan pengecekan latar belakng untuk menilai kreadibilitas calon peminjam dana. Setelah peminjaman disetujui, demi menjaga kemampuan membayar konsumen platform ini tidak mengizinkan mengambil cicilan bersamaan dengan KPR.

    Secara garis besar, pada tahap awal, platform ini akan memfasilitasi pembiayaan unit properti di primary market dari pengembang (developer) yang sudah bekerja sama dengan platform ini. Dengan skemanya, peminjam dapat mencicil uang muka hingga 36 bulan, lalu melanjutkan sisa KPR ke bank komersial. Skema Gradana memungkinkan pengembang untuk memperoleh dana di muka secara penuh. Membuat skema pembayaran properti menjadi lebih ringan bagi calon pembeli rumah, sehingga produk properti menjadi lebih mudah dijangkau.

    – Dinda Luvita –

     

    Komentar