Bitcoin Bisa Jadi Jawaban Pelemahan Rupiah?

    rupiah picture

    DuniaFintech.com – Seperti yang kita ketahui bersama, Rupiah terus mengalami pelemahan selama beberapa waktu ke belakang. Hal ini mau tak mau membuat banyak orang merasa cemas dan memilih menggunakan dolar. Di tengah kabar ini, berhembus ide bahwa Bitcoin mungkin bisa menjadi jawaban atas melemahnya nilai Rupiah.

    Siswaryudi Heru selaku Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Pemerhati Bitcoin dan Blockchain Indonesia (PPBBI) menyebut bahwa penggunaan mata uang virtual seperti Bitcoin mungkin bisa menjadi solusi penggunaan dolar Amerika Serikat, terutama dalam aktivitas perdagangan ekspor impor.

    Baca juga: Peluncuran Stablecoin Gemini dan Kenaikan Harga Bitcoin

    Bitcoin memang telah lama diketahui menjadi solusi dalam permasalahan ekonomi yang dialami banyak negara. Venezuela misalnya, memilih menjadikan Bitcoin sebagai sarana penyimpanan nilai aset pasca mata uang fiat lokal terjun bebas akibat inflasi gila-gilaan yang melanda selama beberapa tahun terakhir.

    Saat ini sejumlah negara juga sudah memanfaatkan mata uang virtual seperti Bitcoin untuk pembayaran komoditas ekspor-impor seperti minyak mentah, komoditas perikanan, batu bara, nikel dan lain sebagainya.

    “Seperti Arab, Iran, Jepang sudah gunakan. Ada banyak jenisnya, seperti coin batubara, coin perikanan. Di dunia sudah ada ribuan jenis,” ungkap Siswaryudi Heru, Rabu (12/9) lalu di Hotel Grand Sahid Jaya.

    Langkah penggunaan mata uang virtual ini disebut Siswaryudi Heru akan mampu mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan mata uang Amerika Serikat itu dalam perdagangan internasional. Apalagi saat ini, bukan hanya Indonesia, tapi banyak negara lain di dunia mata uang fiatnya juga tengah terdepresi oleh dolar.

    Baca juga: Moka Raih Pendanaan Seri B dari Sequoia

    Masih Memerlukan Aturan yang Baku

    Regulasi terkait mata uang virtual di Indonesia sendiri sebenarnya hingga saat ini masih abu-abu. Untuk bisa memanfaatkan Bitcoin dkk sebagai alat tukar perdagangan internasional, kita masih memerlukan dukungan dari pemerintah. Regulasi serta aturan yang baku akan sangat membantu.

    “Di Indonesia sebenarnya aturannya sudah ada. Semua pasti ada risikonya. Makanya kita kerja sama dengan pemerintah, paling tidak ini untuk gejolak dolar. Ini akan membantu pemerintah dalam menahan gejolak uang giral, emas dan lain-lain,” tambah Siswaryudi Heru.

    Saat ini diperkiraan ada 10 juta pengguna Bitcoin di seluruh dunia dan trennya masih terus meningkat. Mungkinkah Bitcoin bisa menjadi salah satu solusi melemahnya mata uang kita?

    Written by: Dita Safitri

    Komentar