Bitcoin Mulai Populer di Negara Indonesia

    Bitcoin Mulai Populer picture

    DuniaFintech.com – Bitcoin mulai populer di Indonesia. Dimana Bitcoin dikenal sebagai solusi pembayaran untuk transaksi online, dan untuk menerima atau mengirim uang, meskipun bitcoin juga memiliki cela.

    Salah satu permasalahan adalah harga cryptocurrency tersebut yang sangat fluktuatif. Kecemasan soal serangan siber terhadap software yang menampung bitcoin juga berujung pada pertanyaan apakah bitcoin cara yang aman untuk menyimpan uang.

    Dengan Bitcoin mulai populer di Indonesia, lebih banyak orang Indonesia kini mengacuhkan kritik atas Bitcoin dan mulai memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan teknologi ini. Banyak warga tidak memiliki rekening bank atau kartu kredit, sementara transfer uang dikenakan biaya transaksi tinggi.

    Sebagian besar pemakai bitcoin di Indonesia kini memakainya untuk membayar jasa di Internet, seperti web hosting. Mata uang digital ini juga dapat dipakai untuk memesan kamar hotel lewat situs-situs internasional. Bitcoin dipandang lebih efektif dibanding kartu kredit.

    Banyak yang beranggapan Bitcoin tidak terdengar di Indonesia, namun faktanya bitcoin sekarang tengah populer,” kata Oscar Darmawan, CEO PT Bit Coin Indonesia, yang mengoperasikan situs penukaran bitcoin bernama Bitcoin.co.id.

    Bank Indonesia telah mengatakan bitcoin bukanlah mata uang resmi dan telah memperingatkan penggunanya akan menanggung risikonya sendiri. Kendati demikian,  dengan Bitcoin mulai populer di Indonesia, membuat sejumlah start-up menawarkan layanan bitcoin di negara berekonomi terbesar di Asia Tenggara ini untuk memanfaatkan tren ini. Berikut tiga di antaranya.

    Baca juga

    Bitcoin Mulai Populer – Exchange Bertumbuh

    Bitcoin.co.id

    Berdiri sejak 2013, situs Bitcoin.co.id memungkinkan penggunanya menjual atau membeli bitcoin.

    Volume perdagangan di situs ini seputar 200 bitcoin setiap harinya, jauh di bawah pesaing iTBit asal Singapura yang menangani 2.000 transaksi bitcoin setiap hari dari Singapura dan Amerika Serikat. Namun Oscar mengatakan perkembangan situsnya pesat: jumlah pengguna terdaftar naik tujuh kali lipat dari tahun lalu, dari 8.000 ke 56.000 pengguna saat ini.

    Situs ini juga menyediakan informasi tentang valuasi terbaru bitcoin (setiap pasar memiliki indeks tersendiri), harga tertinggi dan terendah setiap hari, volume perdagangan, dan kapitulasi pasar.

    Oscar mengatakan bitcoin.co.id menangguk pendapatan dengan mengenakan tarif 0,3% bagi pembeli bitcoin. Tidak ada biaya bagi penjual bitcoin di situs ini.

    Logam bitcoin.

    Blossom

    Blossom adalah start-up asal Silicon Valley yang baru berusia dua bulan dan fokus pada pembiayaan mikro bagi usaha kecil di Indonesia. Start-up ini beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip Islam atau Syariah. Usaha kecil yang didukungnya tidak dapat menjual produk-produk haram seperti alkohol atau pornografi.

    Blossom mengumpulkan uang dari investor dunia, mengubahnya menjadi bitcoin, dan memakainya untuk transfer uang ke institusi microfinance di Indonesia atau unitmicrofinance di bank-bank nasional. Uang lalu akan dipinjamkan ke usaha kecil berbasis Syariah.

    Dalam sistemnya, bitcoin dipakai sebagai “alat pengirim uang dan transparansi kas,” kata pendiri dan CEO Matthew Joseph Martin. Bitcoin membantu mengurangi waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk mengirim uang ke usaha-usaha kecil yang membutuhkan.

    Menaati model berbagi laba dalam pembiayaan berbasis Syariah, Blossom menarik 20% dari semua keuntungan usaha-usaha yang diberi pinjaman. Sebagian didistribusikan kembali ke pemodal setiap bulannya.

    Quoine

    Bermarkas di Singapura, tempat jual-beli bitcoin ini berharap memanfaatkan peluang dari pasar e-commerce Indonesia yang tengah tumbuh.

    Salah satu tantangan yang dihadapi e-commerce di Indonesia adalah kurangnya opsi pembayaran, yang saat ini didominasi transfer bank dan pembayaran setelah barang diantar atau cash on delivery.

    Beberapa situs mulai menawarkan bitcoin sebagai solusi pembayaran. CEO Quoine Mario Gomez Lozada mengatakan ini mengindikasikan minat pasar pertukaran rupiah-bitcoin tengah berkembang.

    Beberapa situs Indonesia yang kini menerima pembayaran bitcoin antara lain penyedia domain Republik Host, tempat jual beli produk digital Ratakan, danTokobitcoin.com, tempat pengguna dapat membeli pulsa dan token listrik dengan mentransfer bitcoin dari “dompetnya” ke dompet pedagang. Pedagang lalu dapat menukarkan bitcoin ke rupiah.

    Untuk sekarang, pengguna di Indonesia tidak terlalu aktif berdagang di Quoine, dan dari segi valuasi Singapura lebih unggul, kata Lozada. Namun sejak Quoine diluncurkan di Indonesia pada November, Indonesia dengan cepat menyumbang jumlah pengguna terdaftar terbanyak dari semua pasar tempat operasi Quoine.

    Selain Indonesia, layanan Quoine tersedia di Jepang, Singapura, dan Filipina.

    Source: The Wall Street Journal

    Komentar