Pada Hari Jadi ke-8, BliBli Ungkap Berbagai Peningkatan Kinerja dan Ambisi Rangkul UMKM

    blibli picture

    DuniaFintech.com – Di acara ulang tahun ke-8 perusahaan, situs belanja online Blibli membeberkan sejumlah peningkatan kinerja. Beberapa di antaranya adalah kenaikan dua kali lipat di Gross Merchandise Value (GMV) dan telah memiliki jumlah kunjungan pengguna aktif bulanan mereka berkisar 15-20 juta. Pihaknya pun juga menyebut jumlah pesanannya yang naik sebesar 400%.

    Dalam acara tersebut, e-commerce raksasa ini mengungkapkan ambisi mereka untuk mendongkrak jumlah pesanan di platform mereka tahun ini hingga 3,5 kali dibandingkan tahun lalu. Salah satu metode yang akan digunakan ialah menggandeng lebih banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    Baca juga: Fintech Halodoc Raih Pendanaan Seri B+, Total Investasi Rp 1,4 Triliun!

    Siap Genjot Jumlah Pesanan

    Dalam acara tersebut, CEO Blibli, Kusumo Martanto, menjelaskan bahwa perusahaan pada tahun ini akan berfokus untuk menggenjot jumlah pesanan agar mampu mencapai ambisi perusahaan.

    Untuk mewujudkan ambisi tersebut, perusahaan akan menggandeng lebih banyak mitra UMKM karena kontribusi UMKM dalam ekonomi Blibli saat ini masih sebatas 5% saja. Kecilnya kontribusi UMKM ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan dalam segi kualitas dan kuantitas.

    Kusumo mencontohkan dalam beberapa kasus, ada UMKM yang tak siap menerima banyaknya pesanan. Ada juga perkara sosialisasi yang masih minim dalam mendukung produk lokal sehingga Kusumo pun mengatakan:

    “Makanya kita bikin pelatihan saja. Kalau enggak begitu, enggak bisa gede-gede (UMKM-nya).”

    Baca Juga: Sobat Milenial, Ini Dia Manfaat Fintech Manajemen Aset Buat Anda!

    UMKM dalam Merchant Blibli

    Hingga pada saat penulisan, telah adada 10 ribu UMKM dari total 70 ribu merchant yang dimiliki Blibli, atau sekitar 14,28% dari total Merchant Blibli.

    Menurut Kusumo, pelatihan akan menjadi cara perusahaan agar dapat mempercepat keikutsertaan UMKM yang memenuhi kualifikasi. Sekedar informasi, ada sekitar 50 lebih pelatihan yang sudah Blibli lakukan di tahun ini, dan 300 lebih di tahun lalu.

    Dikesempatan yang berbeda, Blibli pun mengungkapkan akan menambah 18 gudang baru yang berlokasi di sekitar Jawa dan Sumatera pada tahun 2019 sebagai upaya mempercepat durasi pengiriman untuk konsumen. Namun, masih tidak disebutkan berapa nilai investasi yang disiapkan perusahaan, tetapi diungkapkan bahwa Blibli akan menyewa mayoritas gudang-gudang tersebut. Kusumo mengatakan:

    “Tahun ini kita berencana untuk memiliki 32 gudang di akhir tahun ini, kenaikan yang signifikan dari 14 gudang per akhir tahun lalu.”

    SVP Operations and SVP Product Management Blibli, Lisa Widodo mengatakan, penambahan gudang ini mayoritas akan dilakukan dengan menyewa yang sudah ada. Tetapi, Lisa masih enggan mengungkapkan berapa anggaran yang disiapkan perusahaan untuk merealisasikan rencana tersebut. Namun, Lisa mengungkapkan:

    “Di tiap gudang juga sudah kami lengkapi dengan teknologi dan sistemnya sudah paperless (tanpa kertas). Jadi ketika ada order masuk, durasinya harus di bawah tiga jam sudah keluar dari gudang untuk dikirim ke konsumen.”

    Image by 3D Animation Production Company from Pixabay

    -Syofri Ardiyanto-

    Komentar