BukaLapak Memiliki Kemungkinan Untuk Berekspansi ke Timur Tengah

    Timur Tengah picture
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Platform e-commerce Indonesia yang telah menyabet status Unicorn, BukaLapak, telah memperluas ekspansinya ke lima pasar luar negeri di Asia sejak didirikan pada tahun 2010 silam, dan Timur Tengah bisa menjadi target ekspansi berikutnya, ujar Fajrin Rasyid, Co-Founder dan President BukaLapak pada hari Kamis ini.

    Sekedar informasi, dalam beberapa tahun terakhir, BukaLapak telah berkelana ke luar Indonesia yakni ke Singapura, Malaysia, Brunei, Hong Kong dan Taiwan.

    Fajrin pun mengatakan kepada Matthew Taylor dari CNBC:

    “Di masa depan, mungkin saja kita pergi ke negara lain dan wilayah lain, Timur Tengah adalah salah satunya.”

    Baca juga: Sistem Kasir berbasis Cloud Moka POS Terus Mempermudah Bisnis dan UKM di Indonesia

    Mengapa Timur Tengah?

    Mengapa Timur Tengah menjadi target ekspansi berikutnya? Fajrin menjelaskan bahwa, karena Indonesia memiliki populasi Muslim yang besar, BukaLapak dapat membangun pengalamannya yang luas untuk bekerja dengan para pedagang dan pelanggan Muslim di Timur Tengah.

    Juga, bidang lain yang akan diperluas oleh perusahaan adalah teknologi keuangan, yang digambarkan Fajrin sebagai jalur “pertumbuhan alami” untuk platform e-commerce.

    Itu sangat relevan untuk Indonesia karena sebagian besar penduduk Indonesia memiliki akses terbatas ke layanan keuangan, ujar Fajrin di Innovfest Unbound di Singapura.

    Tetapi, dengan banyaknya orang Indonesia yang memiliki perangkat seluler, Fajrin mengatakan apa yang disebut dengan “populasi yang tidak memiliki rekening bank” sekarang dapat lebih mudah dijangkau. BukaLapak, lanjutnya, dapat menawarkan populasi tersebut “layanan keuangan yang mudah” seperti membuka rekening bank atau membeli asuransi secara online.

    Baca Juga: Perketat Pengawasan: Situs Fintech Lending Harus Sajikan Data Kinerja

    Upaya Pengembangan BukaLapak

    Selain memiliki target ekspansi ke luar Indonesia, BukaLapak juga terus melakukan pengembangan dan inovasi bisnis selama setahun terakhir. Selain memperbaiki layanan dan tampilan, manajemen BukaLapak juga berinvestasi di sektor sumber daya manusia (SDM)..

    Founder dan CEO BukaLapak, Achmad Zakky, menjelaskan bahwa saat ini jumlah engineer BukaLapak telah meningkat lebih dari dua kali lipat. Kalau dulu jumlah engineer hanya seribu orang, saat ini jumlahnya sudah mencapai 2.500 orang engineer.

    Menurut sajian berita Kontan, Zakky pun mengatakan:

    “Kami investasi besar-besaran pada pengembangan produk dan layanan. Saat ini tampilan kami sangat improve dengan kecepatan yang baik.”

    Tak hanya itu, manajemen BukaLapak juga masih melakukan pengembangan dan perombakan besar-besaran di SOP internal supaya lebih sempurna. Harapannya, hal tersebut bisa membuat BukaLapak menjadi perusahaan yang bisa dipercaya oleh investor. Zakky pun menambahkan:

    “Mudah-mudahan BukaLapak di tahun ini bisa menjadi Decacorn. Kami tahun kemarin tumbuh sekitar 3 kali lipat, industri e-commerce masih tumbuh luar biasa. Harapannya tahun ini mengalami pertumbuhan yang sama.”

    Image by Free-Photos from Pixabay

    -Syofri Ardiyanto-

    Komentar
    Bottom Adv