Fintech Halodoc Raih Pendanaan Seri B+, Total Investasi Rp 1,4 Triliun!

    Fintech Halodoc picture
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Startup Fintech disektor kesehatan, Fintech Halodoc, mengumumkan pendanaan Seri B+ dengan nilai yang tidak disebutkan dari tiga investor strategis yakni Bill & Melinda Gates Foundation (milik Bill Gates), Allianz X, dan Prudential.

    Menurut pengumuman tersebut, pendanaan terbaru ini akan digunakan Fintech Halodoc untuk melanjutkan komitmen perusahaan untuk permudah layanan kesehatan melalui teknologi bagi masyarakat Indonesia.

    Sekedar informasi, Allianz dan Prudential merupakan perusahaan asuransi global yang telah lama beroperasi di Indonesia. Keduanya pun telah menjadi pengguna layanan Fintech Halodoc sebagai sebuah kolaborasi.

    Baca juga: GoPay dan DMI Akan Men-Digitalisasi Ribuan Masjid di Indonesia

    Total Investasi Mencapai Rp 1,4 Triliun

    Seperti yang sudah diberitakan oleh DuniaFintech pada bulan Maret 2019 lalu, Halodoc telah mengumumkan putaran pendanaan seri B yang dipimpin oleh UOB Venture Management sebesar $65 Juta (sekitar Rp 919 Miliar). Investor lain yang turut berpartisipasi dalam putaran tersebut adalah Singtel Innov8, Korea Investment Partners, dan Wuxi AppTec.

    Secara keseluruhan, total investasi yang telah dikumpulkan oleh Halodoc ialah hampir mencapai $100 Juta (sekitar Rp 1,4 Triliun). Angka ini sudah termasuk pendanaan dari investor putaran sebelumnya, yakni Go-Ventures, BliBli, Openspace Ventures, dan Investidea.

    Dalam keterangan resmi, CEO Halodoc, Jonathan Sudharta, menjelaskan bahwa masuknya investor strategis ini akan membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan jumlah pilihan layanan kesehatan yang tersedia untuk masyarakat Indonesia, terutama bagi yang tinggal di luar kota besar dan di luar pulau Jawa.

    Lokasi-lokasi tersebut saat ini dinilai belum memiliki infrastruktur layanan kesehatan yang memadai. Bersama dengan investor, perusahaan berkomitmen untuk menciptakan inisiatif baru agar masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah. Jonathan pun mengatakan:

    “Halodoc bertekad untuk belajar dari rekam jejak the Bill & Melinda Gates Foundation yang telah lama bekerja sama dengan mitranya untuk memberikan solusi layanan kesehatan terbaik dan meningkatkan kualitas hidup di seluruh dunia.”

    Baca Juga: OJK Yakin Mampu Untuk Selamatkan AJB Bumiputera

    Harapan Sang Investor

    Carsten Middendorf, Investment Director dari salah satu investor Seri B+ Halodoc, Allianz X, menerangkan bahwa investasi ini juga sebagai penegasan atas komitmen perusahaan dalam menyoroti bisnis transformatif di pasar berkembang dan memberikan asuransi yang terjangkau bagi masyarakat yang kurang terlayani. Allianz pun akan memperkuat layanan kesehatan digital selama 24 jam penuh dalam seminggu serta ekosistem layanan kesehatan di dalam aplikasi Halodoc.

    Middendorf pun mengatakan:

    “Kami berharap dapat bekerja sama dengan Halodoc di berbagai vertikal dan membantu memperkuat operasi dan jaringan mereka di pasar Asia Tenggara yang lebih luas.”

    Disisi lain, Halodoc telah menambah layanan paket kesehatan untuk korporat dengan menggunakan jasa dokter yang sudah bermitra dengan perusahaan. Juga tersedia layanan pengiriman obat untuk setiap resep dengan bantuan jasa Go-Send.

    VP Marketing Communication Halodoc, Felicia Kawilarang menjelaskan, secara potensi layanan ini akan menjadi solusi untuk tim HR dalam menghadirkan servis kepada karyawan. Mereka tidak perlu keluar kantor setiap kali butuh konsultasi dokter atau membeli obat dari resep dokter. Cukup membuka aplikasi Halodoc dari ruang kerja mereka dan semua terselesaikan.

    Image by TheDigitalWay from Pixabay

    -Syofri Ardiyanto-

    Komentar
    Bottom Adv