trading saham picture

DuniaFintech.com – Trading saham bagi pemula mungkin terlihat sulit dan membingungkan. Selain harus membekali diri dengan pengetahuan terkait trading, Anda harus pintar-pintar memilih saham mana yang harus dibeli agar mendapatkan keuntungan sesuai yang diharapkan.

Dalam dunia trading saham, ada dua analisis dan pendekatan yang biasa diambil untuk menganalisis potensi finansial pasar yakni secara fundamental dan teknikal. Analisis teknikal biasanya dilakukan dengan melihat pergerakan harga saham/sekuritas dan menggunakan datanya untuk memprediksi pergerakan harga di masa mendatang.

Sebaliknya, analisis fundamental adalah langkah prediksi yang dilakukan dengan melihat faktor ekonomi dan keuangan yang mempengaruhi bisnis. Bagaimana perbedaan di antara keduanya? Simak uraian berikut ini!

Perbedaan Alat Trading

Analisis teknikal dalam trading saham dimulai dengan memeriksa chart dan data pergerakan harga sekuritasnya sementara analisis fundamental menggunakan statemen finansial dari perusahaan.

Pendekatan fundamental mencoba mengukur nilai perusahaan dengan melihat angka pemasukan, balance serta cash flow yang mengalir ke dalam perusahaan pemilik saham. Dalam istilah keuangannya, analis mencoba mengukur nilai intrinsik perusahaan dengan mendiskonto-kan arus kas untuk diproyeksikan ke nilai bersih saat ini. Jika harga saham yang diperdagangkan berada di bawah nilai intrinsik, maka saham dianggap memiliki peluang investasi yang baik, begitu juga sebaliknya.

Trader yang menggunakan pendekatan teknikal beranggapan bahwa memeriksa nilai perusahaan bukanlah hal penting karena harga saham dianggap sudah mewakili semuanya. Trader teknikal biasanya hanya fokus pada analisis tentang kenaikan dan penurunan harga dan bagaimana pergerakannya di masa depan.

Perbedaan Jangka Waktu

Analisis fundamental mengambil pendekatan jangka panjang dalam berinvestasi sementara analisis teknikal cenderung melakukannya dalam jangka pendek. Meskipun chart harga saham bisa dilihat dalam jangka mingguan, harian bahkan menit, analisis fundamental sering melihat data harga saham selama beberapa kuartal atau tahun.

Investor yang berfokus pada pendekatan fundamental biasanya bergantung pada laporan keuangan yang diajukan setial kuartal. Untuk menaikkan harga saham, perusahaan tidak bisa melakukannya dalam satu malam. Meskipun terkesan lambat, namun ini adalah salah satu kelebihan pendekatan fundamental.

Trading VS Investasi

Secara umum, analisis teknikal dan fundamental memiliki tujuan yang berbeda. Analisisteknikal mencoba mengidentifikasi banyak perdagangan jangka pendek hingga menengah untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan. Sebaliknya, analisis fundamental digunakan untuk investasi jangka panjang. Analoginya persis seperti saat Anda membeli rumah untuk dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi dan membeli rumah untuk ditinggali selama bertahun-tahun.

Lantas di antara kedua pendekatan ini, yang mana yang lebih bagus? Semua kembali kepada tujuan awal yang ingin diraih oleh trader karena bagus atau tidaknya itu sangat relatif. Hampir semua orang di Wall Street fokus pada pendekatan fundamental, sementara para broker biasanya menggunakan analisis teknikal. Mau memilih yang manapun tujuannya tentu tetap sama: berinvestasi/trading dan mendapatkan keuntungan.

Written by: Dita Safitri

Komentar