IDE TONGGAK, STARTUP INDONESIA

    DuniaFintech.com – Langkah untuk mendirikan usaha rintisan, banyak hal yang harus dipersiapkan, misalnya saja modal, lokasi, karyawan, dan hal-hal penunjang lainnya. Tujuannya, agar startup yang telah diluncurkan bisa menghadapi persaingan pasar. Bila banyak badai yang menerpa dan tidak siap menghadapinya, bisa saja gulung tikar.

    Antisipasi hendaklah dilakukan, salah satunya untuk perihal krusial yaitu data yang update dan valid tentang kebutuhan pasar. Dengan begitu, startup nasional bisa lekas mengambil kesempatan baik, misalnya membuat produk baru guna membantu masyarakat.

    Sebagaimana dilansir dari laman Viva (20/7/2017), Platform Tonggak.id hadir untuk mendukung ekosistem startup di Indonesia. Situs ini mengumpulkan data mengenai permasalahan yang ada di sekitar secara terakurasi, aktual, dan tervalidasi.

    “Keberadaan situs ini berfungsi sebagai pemberi data bagi teman-teman yang ingin mendirikan startup, agar bisa membangun bisnis berdasarkan permasalahan mendesak yang benar-benar nyata dialami masyarakat,” ungkap Octa Ramayana, co-Founder Tonggak.id.

    Tonggak.id bermitra dengan :

    • Universitas Gadjah Mada,
    • SDI – KSP (Satu Data Indonesia Kantor Staf Kepresidenan),
    • Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, dan
    • Startup KIBAR.

    Startup dapat menggunakan data untuk menemukan peluang bisnis. Misalnya fokus menyelesaikan masalah di area tertentu daripada di area yang sudah punya banyak pemain,” kata Enda Nasution Direktur Eksekutif Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, sebagaimana yang dikutip dari laman Antara News.

    Kesimpulannya adalah, startup nasional bisa menggali lebih banyak informasi dan meraup data yang valid, sebelum meluncurkan produk terbarunya. Dengan begitu, berdirinya bisnis rintisan tersebut bisa memberikan dampak positif untuk banyak orang. Berdaya guna karena membantu menciptakan lapangan kerja baru, dan tentunya dapat bertahan lama.

     

     

    Written by : Fenni Wardhiati

    Komentar