Startup Indonesia-Korea Unjuk Kebolehan di ‘Startup Demo Day’

    Startup Demo Day picture
    Top Adv

    DuniaFintech.com – Korea Creative Content Agency (KOCCA), Trade Association (KITA), Korea Internet & Security Agency (KISA) dan Korea SMEs and Startups Agency (KOSME) bersama dengan Bekraf Indonesia dan BKPM telah sukses menghelat event tahun kedua Startup Indonesia-Korea Startup Demo Day di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, akhir minggu kemarin.

    Pada pembukaan event tersebut, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kim Chang Beom, berharap agar acara tersebut dapat memberikan pengalaman serta meningkatkan bisnis startup baik itu di Indonesia, maupun di Korea.

    Dalam event tersebut, Selain Kim CHang Beom, hadir pula Candra Negara, Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri Bekraf dan juga Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Farah Ratnadewi.

    Baca juga: Lyfe dan BNI: Memungkinkan Transaksi Pembayaran di Lyfe Watch

    Kontestan Startup Demo Day

    Dalam event yang disambut dengan sangat positif oleh berbagai pihak ini, diketahui bahwa Startup Demo Day telah dihadiri oleh 15 startup ICT Korea dan 11 startup ICT Indonesia. 

    Selama 10 menit, masing-masing startup akan diberikan kesempatan untuk pitching dihadapan para juri dan investor, yaitu BKPM, GEN Indonesia, PT Mandiri Capital Indonesia, Mirae Assets, BKPM, Alpha JWC Ventures, dan Central Capital Ventura, untuk mendapatkan suntikan dana maupun kesempatan membuka jaringan yang lebih luas.

    Direktur Regional KOCCA Indonesia, Greg Namgol Kim, mengatakan bahwa:

    “Para startup mungkin tidak akan langsung mendapatkan dana dari VC dari event ini karena event ini masih tahap awal, akan tetapi ide besar kami, agar para peserta startup baik dari Korea dan Indonesia [dapat] saling belajar dan bertukar pengalaman untuk lebih mengenal pasar global.”

    Di akhir event ini, startup terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian dari para juri dan VC yang berpeluang besar untuk berkembang di Indonesia. Yang menarik, startup pemenang yang terpilih baik dari Indonesia dan Korea, keduanya merupakan startup dibidang layanan kesehatan, yaitu MHomecare dari Indonesia dan Ngenebio Co dari Korea.

    Baca Juga: Parolamas Mengeluarkan Layanan Asuransi Digital Terbarunya, Simplr

    Pertemuan Bisnis dalam Startup Demo Day

    Selain pitching, dalam event tersebut juga dilakukan ‘business matching’ yang mempertemukan startup Korea dengan partner potensial dari Indonesia serta penandatanganan MoU, antara lain perusahaan animasi SHOH Studio dengan Kenaz, studio animasi Enspire dengan Anyzac, PT Melon Indonesia dengan Popjoy, PT Corea System Indonesia dengan Qubit Security, CoHive dengan Stealien Inc, PT KMDI (Korean Medical Devices Indonesia) dengan Buzzpole.

    Sekedar informasi, ke 11 startup Indonesia yang hadir pada event ini ialah Natieva (online language learning), Ikigai Asia (education technology startup), Selena Go (marketplace pariwisata online), Frogs (taxi udara dan drone), Fibo (manajemen olahraga), Wiranesia Inkubator (SME development), Botika (AI company), PT 8Villages Indonesia (teknologi informasi dan komunikasi), MHomecare (jasa kesehatan), Pay OK (fintech dan data science), dan Aglonera (commerce ritel).

    Sedangkan ke 15 startup asal Korea yang hadir dalam event ini antara lain ialah Metafiction (teknologi representasi media), Ideaconcert (alat pembuatan movie webtoon), Anyzac (penyedia konten), Kenaz Corporation (penyedia konten), Popjoy (developer game), Arad Networks Co (Solusi keamanan jaringan IoT), nGenSoft (solusi perlindungan peretasan), Ellexi Co (data driven AI solution & service), Whykeykey Soft Inc (solusi otentikasi).

    Image by Tumisu from Pixabay

    -Syofri Ardiyanto-

    Komentar
    Bottom Adv