Peluang Industri Event dan Pariwisata di Era Digital

    industri event dan pariwisata
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Tren digitalisasi industri event dan pariwisata saat ini tentu saja tak bisa dilepaskan dari pengaruh dan perubahan gaya hidup masyarakat ataupun sebaliknya. Di era digital perilaku masyarakat menjadi semakin real time, mobile, personal dan interaktif. Tren inilah yang kemudian mempengaruhi pola konsumsi, selera dan gaya hidup seseorang. Perubahan ini juga berdampak kepada hampir semua sektor industri, tak terkecuali industri event dan pariwisata di Indonesia.

    Baca juga: VMware Bergabung dengan Digital Asset Kembangkan Blockchain ASX

    Menyikapi tren digitalisasi ini, Dr. Diaz Pranita, MM dari Program Vokasi Universitas Indonesia mengatakan, transformasi teknologi dan disrupsi ekonomi digital saat ini memang sudah merupakan keniscayaan yang merambah di semua sektor kehidupan. Sehingga yang perlu dilakukan adalah semua orang harus menyesuaikan dengan tren ini, termasuk pada industri pariwisata dan hiburan.

    “Dunia pendidikan kini juga telah berubah dan beradaptasi dengan tren ini. Diantaranya dengan membentuk program vokasi yang link and match dengan industri, dan siap membentuk SDM unggul yang siap menghadapi revolusi industri 4.0,” ujarnya.

    Mau tak mau sektor industri yang kini telah terdistrupsi menyesuaikan diri ke dalam platform digital, terutama untuk menyasar kaum milenial. Karena itu, peningkatan literasi, interaksi dan kesadaran generasi milenial terhadap tren digitalisasi industri event dan pariwisata perlu terus dilakukan

    Sebagai salah satu platform teknologi pelayanan kebutuhan travel & lifestyle, Traveloka menggelar kegiatan sharing bersama para mahasiswa Program Vokasi UI. Acara yang juga didukung KiosTix, bagian dari KiosGroup, perusahaan manajemen tiket dan pertunjukan di Indonesia tersebut, memaparkan sejumlah fakta menarik seputar prospek industri event dan pariwisata di Indonesia

    Baca juga: WOWS Jadi Penopang Utama Produksi Minyak Nasional

    Hampir setiap pekan terdengar ada investasi dan akuisisi perusahaan-perusahaan start-up digital di Indonesia oleh para pemodal besar dengan nilai akumulasi investasi sangat tinggi. Ini menandakan industri digital di Indonesia sangat prospektif. Tak terkecuali start-up digital seperti KiosTix dan Traveloka.

    “Industri event, seperti konser musik, pertandingan olahraga, dan MICE (meeting, incentive, conference, exhibition) di Indonesia saat ini sangat berkembang pesat. Yang bisa menjadi peluang pekerjaan dan karir bagus bagi mahasiswa dari jurusan vokasi pariwisata setelah lulus nanti,” ujar Andhika Soetalaksana, Vice President Sales dan Partnership KiosTix.

    Industri pariwisata di Indonesia, merupakan salah satu industri dengan peluang bisnis yang sangat baik. Potensi pengembangan industri ini masih sangat luas, dan kita beruntung dengan dukungan dari pemain maupun pemerintah kepada industri ini sangat kuat.

    “Saat ini Bapak Presiden Joko Widodo juga telah menjadikan pariwisata sebagai salah satu dari sektor prioritas pembangunan, sehingga masa depan jurusan pariwisata sangat prospektif. Sebagai gambaran, saat ini ada lebih 40 juta pelanggan di Traveloka, dan setiap hari lebih 1 juta transaksi sektor pariwisata melalui Traveloka,” ujar Sufintri Rahayu, Public Relation Director of Traveloka.

    Lebih lanjut, dalam diskusi ini juga dibahas berbagai tren terbaru dalam industri event dan pariwisata di Indonesia. Diantaranya tentang event besar berskala internasional dan nasional, perkembangan teknologi digital terbaru dalam manajemen event dan penjualan tiket, berubahnya pola konsumsi industri hiburan ke sistem virtual transaction, peluang profesi dalam tren industri hiburan saat ini, berbagi pengalaman dalam pembelian tiket pertunjukan secara online, agenda pertunjukan tahun ini dan juga berbagai produk pariwisata yang kini terus berkembang.

    -Karin Hidayat-

    Komentar
    Bottom Adv