Jasa Pengiriman Uang Antar Negara dengan MoneyGram

    jasa pengiriman uang antar negara picture
    Inline Adv

    DuniaFintech.com – Pengiriman uang atau transfer instan kini menjadi pilihan masyarakat, mengingat dulu untuk Anda memerlukan waktu yang lama untuk melakukan pengiriman uang. Pengiriman uang instan antar bank di dalam negeri terbilang cepat dan murah, sebaliknya dengan pengiriman uang antar negara antar bank. Kini Anda tidak perlu khawatir, karena adanya jasa pengiriman uang antar negara yang akan mempermudah dan meminimalisir biaya transfer Anda, salah satunya MoneyGram.

    MoneyGram (PT MoneyGram Payments System Indonesia), merupakan salah satu sarana transaksi atau jasa pengiriman uang antar negara. Hal tersebut pun sangat berguna khususnya bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri namun belum memiliki rekening bank di negara tersebut.

    Transaksi dengan MoneyGram dapat dikatakan cepat karena hanya dalam hitungan menit saja. MoneyGram juga melayani berbagai negara, sehingga dapat digunakan di lebih dari 170 negara. Update terakhir di tahun 2018, MoneyGram memiliki lebih dari 2.500 agen di seluruh Indonesia, termasuk di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

    Baca juga :

    Untuk syarat pencairan uang menggunakan Moneygram tidaklah jauh berbeda dengan jasa pengiriman uang antar negara lainnya. Pengambilan uang dapat dilakukan di bank-bank atau korespodensi yang bekerja sama dengan Moneygram. Bank-bank yang dimaksud diantaranya bank CIMB Niaga, Mandiri, BCA dan bank-bank lainnya.

    Perlu diketahui juga, untuk pencairan kiriman uang dari luar negeri lewat jasa pengiriman uang antar negara, MoneyGram ini akan lebih mudah jika dokumen yang dimiliki penerima tidak berbeda dengan identitas yang ditulis pengirim. Jika identitas yang tertulis di kartu tanda penduduk (KTP) dengan yang ditulis pengirim berbeda, kemungkinan besar yang terjadi adalah kiriman uang akan sulit diklaim.

    Pihak agen bank yang menyediakan pelayanan penerimaan kiriman uang MoneyGram akan memerlukan dokumen pendukung yang lain seperti SIM atau paspor. Jika identitas di SIM dan paspor juga tidak cocok dengan keterangan nama penerima, uang tersebut tidak akan dapat dicairkan. Karena itu, data yang ditulis harus benar.

    – Dinda Luvita –

    Komentar
    Bottom Adv