KASKUS BIDIK SEJUMLAH STARTUP UNTUK EKSPANSI

    DuniaFintech.com – Kaskus, situs forum komunitas maya terbesar di Indonesia, berencana melakukan ekspansi bisnis ke berbagai startup. Startup-startup tersebut bergerak di berbagai bidang, seperti penjualan tiket hingga sosial.

    Sebelumnya, Kaskus telah melakukan kerjasama bisnis dengan StubHub, perusahaan penyedia layanan jual-beli tiket taraf internasional di bawah naungan eBay. Kerjasama yang sudah terealisasi, yakni StubHub bisa menjual tiket konser Coldplay di situs forum komunitas Kasak Kusuk.

    Selanjutnya, Kaskus berekspansi ke sebuah platform sosial bernama Campaign.com. Hal ini diketahui ketika Campaign.com mengumumkan bahwa Ken Dean Lawadinata yang merupakan salah satu pendiri Kaskus telah melakukan impact investment pada pihaknya. Ken menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam startup tersebut adalah bentuk investasi jangka panjangnya dalam membangun pasar Indonesia.

    Saya menganggap Campaign sebagai investasi jangka panjang di pasar. Karena ke depannya menurut saya semua industri harus beradaptasi dengan teknologi. Kalau mereka tidak mau merangkul teknologi sebagai alat mencapai tujuan, mereka akan tertinggal,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

    Campaign.com sendiri adalah startup yang membantu individu, komunitas, UMKM hingga korporasi untuk merancang dan membantu kampanye di segala bidang, meski saat ini masih berfokus pada sosial dan pendidikan. Ken dan CEO Campaign.com William S. Gondokusumo ingin ‘tradisi’ kampanye sosial tidak dilakukan dalam sekali waktu di kesempatan tertentu saja, tetapi berkelanjutan untuk masyarakat.

    Aksi kampanye digital ini bukan sekedar investasi untuk sekedar amal. Kami membuat masyarakat dan pasar menjadi lebih baik. Dengan begitu, membuat bisnis lebih mudah di masa depan. Saingannya dari luar itu lebih pintar, punya lebih banyak uang dan kita bisa kalah saingan,” sambungnya.

    Investasi ini juga dikatakan terjadi karena Ken dan William memiliki kedekatan sebagai teman berbagi di bidang bisnis. Sayangnya, dia juga tidak mau membuka berapa jumlah investasi yang sudah dikucurkan.

    Saya tak pernah bisa buka soal angka ya. Tapi kalau dibandingkan Alibaba, mungkin saya hanya di groud-nya. Tapi urusan pendanaan dan kerjasama jelas. Saya juga tidak akan turun tangan juga (memberi dukungan moril dan strategi bisnis untuk Campaign),” lanjut Ken.

    Ken sempat bercerita perjalanannya dulu berinvestasi ke Kaskus, menjajal investasi di bidang periklanan hingga kini ikut terlibat dengan perusahaan yang dibangunnya itu.

    Di 2008, kenapa saya berinvestasi di Kaskus adalah karena saya percaya bisa akan membawa perubahan dan menyelesaikan masalah. Yang terakhir kemarin juga untuk periklanan, meski pilihannya tak banyak karena saya merasa senang berinvestasi pada perusahaan yang menyelesaikan masalah. Campaign saya rasanya akan membawa perubahan,” tuturnya.

    Selain Campaign, Kaskus berencana untuk melakukan investasi ke startup lain. Saat ini, CMO Kaskus, Ronny W. Sugiadha mengatakan pihaknya sedang menyeleksi sejumlah startup untuk disuntikkan dana. Ini merupakan bagian dari rencana ekspansi bisnis kaskus.

    Startup yang dilirik oleh Kaskus disyaratkan punya konten yang menarik. Hal itu mereka inginkan untuk memperkuat konten originial yang sudah mereka miliki saat ini. Ronny menyebut di antara perusahaan rintisan tadi ada yang berasal dari luar negeri. Namun, ia lagi-lagi menolak menyebut nama.

    Source: cnnindonesia.com

    Written by: Sebastian Atmodjo

    Komentar