KENALI ISTILAH SALES FORECASTING UNTUK BISNISMU

    DuniaFintech.com – Dalam menjalankan suatu bisnis, kita membutuhkan peralamalan penjualan untuk masa depan. Kita harus mengetahui seberapa besarnya permintaan pelanggan atas barang yang kita jual. Semakin besar permintaan, maka kemungkinan penjualan akan semakin banyak.

    Sales Forecasting adalah suatu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh tim sales untuk mengetahui seberapa besar demand atau permintaan terhadap produk. Ini merupakan bagian integral dari manajemen bisnis. Tentunya tanpa gagasan yang solid tentang penjualan masa depan, kamu tidak dapat mengelola inventaris atau arus kas. Tujuan Sales Forcasting ini adalah memberikan informasi yang bisa kamu gunakan untuk membuat keputusan bisnis yang cerdas.

    Disadur dari The Balance, mari ketahui istilah Sales Forecasting untuk Bisnismu

    Bagaimana Cara Menentukan Sales Forcasting?

    Sales Forecast atau perkiraan penjualan adalah perkiraan jumlah barang atau jasa yang dapat kamu jual sesuai dengan perkiraan periode, biaya barang dan jasa, serta perkiraan keuntungan yang diperoleh.

    Biasanya ini dilakukan dengan:

    -Membuat daftar barang dan jasa yang akan dijual

    -Perkiraan jumlah masing-masing yang akan dijual

    -Harga satuan masing-masing, dan total (harga * #units) dan grand total

    -Daftar lain dibuat dengan perkiraan biaya setiap barang atau jasa dan biaya total (biaya * #units).

    Mengurangkan total biaya dari total penjualan memberikan perkiraan keuntungan untuk periode perkiraan.

    Faktor Yang Mempengaruhi Sales Forcasting

    Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi penjualan, berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat menjadi dasar pembuatan Sales Forcast atau Perkiraan Penjualan.

    Faktor Keadaan Ekonomi

    Saat membuat perkiraan penjualan, kamu harus jeli melihat keadaan ekonomi yang sedang berlangsung. Kamu juga harus memperkirakan apakah keadaan ekonomi tersebut mempengaruhi penjualan produkmu.

    Pertanyaan-pertanyaan seperti Apakah ekonomi melambat? Apakah pasar untuk barang dan jasa Anda tumbuh atau menurun? Apakah ada lebih banyak persaingan memasuki pasar? Apakah Anda cenderung mendapatkan atau kehilangan pelanggan utama? Perkiraan penjualan Anda harus mencakup perkiraan persentase pertumbuhan atau penyusutan di pasar.

    Produk dan Jasa yang Kamu Tawarkan

    Penting juga untukmu melihat bagaimana produk dan jasa-mu di kalangan pelanggan. Perhatikan apakah produk yang kamu jual menaikan jumlah pelanggan atau apakah jasa yang kamu tawarkan memenuhi eksprektasi. Juga perhatikan harga produk dan jasa yang kamu tawarkan.

    Kegiatan Pemasaran yang Kamu Lakukan

    Kegiatan pemasaran yang efektif dapat membuat penjualan meningkat maka, kamu harus memastikan kalau kegiatan pemasaran yang kamu lakukan sudah berjalan dengan baik. Kamu bisa melakukan survey terhadap kegiatan pemasaran yang telah dilakukan, dengan melihat impact dari iklan-iklan tersebut.

    Sales Forecasting untuk Bisnismu

    Untuk bisnis yang sudah lama berjalan, pastilah tidak sulit untuk membuat perencanaan penjualan. Karena bisnis yang sudah mapan sudah memiliki perkiraan penjualan awal penjualan masa lalu.

    Agar terus dapat efektif adalah memperhatikan para pelanggan yang sudah berlangganan. Kamu dapat memeriksa apakah pembelian mereka cenderung berlanjut ataupun tidak. Jika tidak berlanjut, kamu bisa menghubungi mereka dan bertanya apa yang kurang, sehingga kamu bisa terus melakukan inovasi terhadap bisnismu.

    Sementara untuk bisnis baru akan sedikit lebih sulit karena tidak adanya riwayat penjualan sebelumnya. Maka pekerjaan bagi pemilik bisnis baru adalah melakukan riset terhadap target pasar, memperhatikan saingan bisnis yang mengancam, dan area perdagangan sehingga kamu bisa merancang rancangan penjualan untuk bisnismu.

    Software untuk Sales Forecasting

    Software akuntansi dapat memudahkanmu dalam membuat Sales Forecast. Salah satu yang dapat kamu gunakan adalah QuickBooks. Melalui software tersebut, kamu dapat melakukan perkiraan penjualan dengan lebih mudah dan efisien.

    Written by: blog.hellobill.id/author/pratamanita-utami/

    Komentar