KERJA SAMA POS INDONESIA DENGAN GADAI PINJAM INDONESIA

    DuniaFintech.com – PT Pos Indonesia (Persero) dan PT Gadai Pinjam Indonesia menjalin sinergi belum lama ini. Sinergi ini berkaitan dengan layanan gadai. Kini, masyarakat bisa menikmati layanan gadai di gerai-gerai Pos Indonesia.

    PT Gadai Pinjam Indonesia sendiri adalah perusahaan berbasis financial technology (fintech) yang juga dikenal dengan brand Pinjam. Kerjasama antara Pos Indonesia dan Pinjam ini juga ditujukan untuk memperluas dan mendistribusikan serta memudahkan masyarakat yang membutuhkan solusi dana cepat baik perorangan maupun pengusaha sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Kerjasama ini kian mengukuhkan Pos Indonesia dalam proses transformasi besar-besaran. Kami harus berubah. Kolaborasi antara Pos Indonesia dan Pinjam.co.id ini sebagai salah satu bentuk transformasi dan inovasi produk layanan kami yang terus berkembang. Dengan kolaborasi ini masyarakat dapat memanfaatkan jaringan Pos Indonesia untuk layanan gadai,” ujar Direktur Jaringan, Ritel dan Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia Ira Puspadewi di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

    Ira menjelaskan, kerjasama dengan Pinjam berdurasi dua tahun dan sejalan dengan visi Pos Indonesia ingin lebih mendekatkan diri dengan nasabah generasi milenial atau generasi Y sesuai dengan segmen pengguna Pinjam yang umumnya adalah anak muda berusia 20 sampai 40 tahun.

    “Anak muda adalah sasaran masyarakat yang akan kita dekati karena pengguna Pinjam yang berada dalam rentang usia 20–40 tahun,” kata Ira.

    Ia menambahkan, dengan jaringan 4 ribu kantor pos ditambah dengan 58.700 titik layanan termasuk agen pos, mobile postal service dan lainnya yang tersebar hingga pelosok nusantara, Pos Indonesia adalah salah satu BUMN dengan jaringan terluas dan tentunya masyarakat bisa lebih mudah dalam melakukan gadai untuk mendapatkan dana tunai secara cepat.

    Sementara itu, Co-Founder dan Chief Executive Officer Pinjam Teguh Ariwibowo menjelaskan, Pinjam merupakan fintech yang menyediakan layanan gadai serta pinjaman usaha. Melalui platform digital, masyarakat bisa langsung melakukan gadai berbagai barang secara online dan uji coba kerjasama dengan Pos Indonesia sudah berlangsung selama enam bulan terakhir.

    Dengan kolaborasi partnership strategis ini, kita bisa dapat kepercayaan masyarakat karena PT Pos sudah terpercaya. PT Pos bisa membantu kami untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Teguh menjelaskan, kerjasama dengan Pos Indoesia telah dimulai pada bulan April lalu dan hingga Oktober 2017 layanan pinjam.co.id tersedia di 20 titik kantor pos di Jakarta dan ke depannya akan terus bertambah lagi di kantor pos lainnya dan tahun depan targetnya ada di 200 titik kantor pos di Indonesia.

    Kami sangat bersyukur atas kemitraan ini. Dengan banyaknya jumlah jaringan kantor Pos Indonesia yang tersebar di wilayah DKI Jakarta berarti akan sangat memudahkan masyarakat untuk merasakan manfaat layanan gadai online. Hal ini berarti kehadiran Pinjam dapat dinikmati manfaatnya oleh lebih banyak orang,” kata Teguh.

    “Untuk barang gadai yang diterima di mitra kantor pos dapat berupa elektronik, logam mulia, serta BPKB kendaraan baik motor atau mobil. Kita sistemnya fiducia. Jadi, mobilnya tetap bisa dibawa dan transaksinya juga sangat cepat. Prosesnya hanya sekitar 15 menit lalu dalam waktu satu jam uang sudah masuk ke rekening,” tambahnya seperti yang dilansir dari tribunnews.com

    Dalam upaya menyebarluaskan layanan agar manfaatnya dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat, Pinjam juga memperkenalkan konsep keagenan. Setiap individu dapat menjadi agen dan akan ada apresiasi dari Pinjam.co.id untuk setiap rujukan yang berhasil. Secara resmi, konsep ini dimulai dengan kemitraan dengan Pos Indonesia, di mana karyawan Pos Indonesia maupun individu umum dapat menjadi agen Pinjam.

    Pinjam sendiri dalam melakukan transaksi layanan teknologi keuangan telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui peraturan OJK (POJK) Nomor 31/POJK.05/2016.

    Written by: Sebastian Atmodjo

    Komentar