Masyarakat Indonesia Perlu Tau Manfaat Aset Kripto Berikut

    masyarakat picture

    DuniaFintech.com – Masyarakat Indonesia kini tengah digemparkan dengan kehadiran digital aset di Indonesia yang biasa kita kenal dengan aset kripto. Begitu banyak keuntungan menarik yang ditawarkan dari investasi aset kripto ini.

    Baca juga : Bancassurance Syariah, Produk Asuransi Dan Investasi Berbasis Syariah

    Indonesia memiliki penetrasi internet yang cukup besar di Asia Tenggara. Oleh karena itu,  masyarakat Indonesia semakin mudah mengakses aset kripto mulai dari  melakukan investasi cyberoptic, investasi data center, dan investasi jaringan.

    Aset kripto bukan sesuatu yang menakutkan. Apalagi, jika bursa aset kriptonya memiliki proteksi tinggi, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan dana yang diinvestasikan akan hilang. Selain Indodax, saat ini ada beberapa marketplace aset kripto lain yang beroperasi di Indonesia.

    Menariknya di antara kripto yang ada di Indonesia, sebagian tidak melulu untuk investasi, tapi bisa dipakai untuk bertransaksi dan keperluan lain dengan berbagai keuntungan yang ditawarkannya. Berikut adalah manfaat dari aset kripto selain bitcoin yang perlu masyarakat Indonesia ketahui:

    Ana Coin

    Aset kripto ini dirilis oleh perusahaan perantara jual beli kripto (exchange) Indonesia, yakni Rekeningku.com. Ana Coin adalah cryptocurrency yang beroperasi menggunakan platform Ethereuem dengan ERC20.

    Ana Coin bertujuan untuk memberikan solusi dalam bertransaksi digital aset. Tiap member dapat menggunakan Ana Coin untuk membayar biaya apapun di platform Rekeningku.com, seperti biaya transaksi, biaya penarikan dana, biaya pencatatan dan biaya transaksi lainnya.

    Manfaat utama yang bisa didapatkan investor dari Ana Coin, antara lain, masyarakat sebagai pengguna mendapatkan potongan (diskon) sebesar 50% untuk biaya transaksi taker dan withdraw (penarikan dana). Penggunaan Ana Coin sebagai pembayaran biaya di Rekeningku.com akan mendapatkan dikon yang menarik, imbuh Robby.

    Jadi, investor yang mengantongi Ana Coin diberikan diskon 50% untuk biaya fee saat melakukan withdraw. Saat ini biaya fee untuk withdraw di Rekeningku.com sebesar 1% dari transaksi. Misalnya, investor ingin melakukan penarikan Rp 100 juta, maka biaya fee Rp 1 juta. Tapi, jika memiliki Ana Coin, feenya hanya Rp 500.000, karena ada diskon 50%.

    Pengguna pun tidak perlu melakukan hold Ana Coin. Sebab, Ana Coin dibeli secukupnya hanya saat user ingin melakukan transaksi taker dan withdraw, sehingga user tidak perlu peduli dengan fluktuatif harga Ana Coin.

    Ana Coin  disarankan tidak digunakan sebagai aset investasi, tapi dipakai sesuai kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan diskon 50% dari biaya transaksi taker dan withdraw tadi. Jadi, pengguna tidak perlu hold (menahan) Ana Coin untuk mendapatkan diskon 50%, karena saat dibutuhkan maka user lain akan membelinya, tandas Robby.

    MameCoin

    Proses pengumpulan donasi yang dinilai acap kali kurang transparan mendorong MameCoin hadir di Indonesia. Berbeda dengan platform sejenis, MameCoin menawarkan solusi bagi masyarakat untuk donasi online dengan menggunakan mata uang kripto berbasis teknologi blockchain. Singkatnya, MameCoin merupakan platform donasi virtual berbasis teknologi blockchain.

    MameCoin diperkenalkan ke publik kripto tanah air pada 21 Juli 2018 di bawah bendera PT MameCoin Indonesia Berbagi (MameCoin Indonesia). Saat itu MameCoin dirilis sebanyak 1 miliar koin. Saat pertama kali dirilis, MameCoin terjual 1 miliar koin. Ada sekitar 2000-an investor yang membeli MameCoin, ujar Heraldo R.M Kalangit, Komisaris sekaligus COO MameCoin Indonesia.

    Lewat platform MameCoin, lanjut dia, masyarakat bisa memberikan donasi dengan mudah dan tanpa perlu khawatir apakah donasi yang diberikan telah diterima dengan baik oleh mereka yang membutuhkan. MameCoin memungkinkan Anda berdonasi dengan jumlah terkecil tanpa batas minimum, bahkan bisa donasi Rp 1.

    MameCoin juga memungkinkan transfer selama 24 jam ke berbagai negara dengan biaya yang murah, dan penggunanya bisa memilih akan berdonasi ke tempat-tempat pilihannya. Kelebihan lainnya, pengguna bisa melacak transaksi donasi dan jumlah donasi.

    Melalui platform donasi MameCoin bernama Glolove, pemilik MameCoin dapat mengirim donasi ke penerima. Dia berharap, investor (pemilik) MameCoin dapat bekerjasama menyebarkan informasi mengenai MameCoin dan Glolove di sosial media yang ada.

    Untuk memulai proyek donasi dengan Glolove, perusahaan melakukan filter untuk setiap proyek donasi yang masuk ke MameCoin. Langkah awal dimulai dengan memasukkan tujuan donasi yang ingin menerima MameCoin sebagai donasi. Mitra diharuskan memberikan keterangan yang benar dan tidak asal.

    Pihak MameCoin akan mengecek kembali sebelum ditayangkan ke publik. Setelah itu, pengguna bisa mencari di daftar donasi, proyek apa yang ingin didukung dan menilai sendiri proyek seperti apa yang ingin mereka bantu. Pengguna juga dapat mengirim token MameCoin miliknya ke proyek donasi.

    Namun, masyarakat yang ingin melakukan donasi terlebih dahulu harus menukarkan mata uang fiat atau mata uang kripto yang mereka miliki ke MameCoin. Saat ini harga 1 MameCoin nilainya sama dengan Rp 1. Sementara itu, pihak penerima donasi dapat menukarkan MameCoin ke rupiah di exchange yang ada.

    BBX Coin

    BBX Coin adalah salah satu mata uang kripto yang dibangun dengan smart contract di platform Ethereum, dan mengikuti standar token ERC20 dalam implementasinya. Mata uang kripto ini besutan Bit Block Xchange (BBX). BBX Coin diluncurkan melalui skema ICO yang digelar di platform Rekeningku.com pada 2 Juli 2018. Saat ICO, harga BBX Coin dipatok Rp 14.000.

    BBX Coin didirikan oleh Ronald Kumalaputra, pebisnis yang sudah lama berkecimpung di dunia properti, ritel serta teknologi dan media.

    Saat pertama kali dirilis, BBX Coin disuplai dengan jumlah 19,99 juta koin, namun hanya 20% atau 4 juta koin yang dijual ke publik. Sedangkan sisanya atau 80% untuk peserta program loyalty points. BBX Coin memiliki sejumlah utilitas. Di antaranya, bisa menjadi alat bayar di Waroq (Warung Barokah Online), yang berafiliasi dengan BBX yang tersebar di Jabodetabek.

    Waroq adalah program yang bertujuan untuk membantu para pedagang warung atau pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memodernisasikan warung-warung tradisional agar tidak kalah bersaing dengan minimarket modern. Nah, Waroq membantu warung-warung UKM tersebut dalam pengadaan barang, modernisasi pencatatan, dan operasional yang efisien.

    BBX coin dipakai sebagai rebate atau potongan harga bagi para member Waroq. Singkatnya, fungsi utama dari BBX Coin adalah sebagai token transaksi dengan pasar modern Waroq untuk mendapatkan potongan harga 20%.

    Bukan cuma itu. Jika pembelian beberapa bahan makanan di Koperasi BBX dilakukan dengan token tersebut, maka pengguna akan mendapatkan diskon khusus sebesar 50%. Berbelanja di Bao-Bao Express dengan BBX Coin juga akan dapat diskon khusus sebesar 50%.

    Agricoin

    Mata uang kripto besutan AGC Fund ini menggelar ICO pada November 2017 silam, dan diterbitkan dengan 12 juta koin. AGC adalah mata uang kripto berbasis peer-to-peer lending (P2P) yang digunakan khusus dalam bisnis terkait pertanian, mulai dari proses awal, distribusi, hingga penjualan di pasarnya.

    Platform AGC Fund bertujuan untuk memenuhi kebutuhan langsung antara sekelompok peminjam (debitur) dan penyalur pinjaman (krreditur) sebagai rekan dalam sejumlah proyek pertanian. Proyek percontohan pinjaman pertama telah dimulai pada Desember 2018.

    Layaknya usaha P2P yang sudah berkembang saat ini, pemberi pinjaman dan peminjam dana dipertemukan melalui platform AGC Fund, tapi transaksi akan berlangsung memakai Agricoin. Investor yang ingin meminjamkan uangnya harus terlebih dahulu masuk ke platform AGC Fund. Jadi, investor harus membeli Agricoin.

    Nantinya, Agricoin akan dikonversikan menjadi uang fiat untuk disalurkan ke petani. Para petani atau pengusaha pertanian dapat menerima pinjaman dana dalam bentuk uang fiat. Menariknya, besaran bunga pinjaman tidak ditentukan oleh AGC Fund, tapi oleh petani sendiri.

    Di sisi lain, investor bisa memilih berbagai proyek pertanian yang ingin mereka danai. Proyek itu telah melewati proses seleksi oleh AGC Fund berdasarkan proposal pengajuan modal dari petani. Bentuk imbal hasilnya dikembalikan ke investor dalam token. Artinya, potensi yang didapat investor adalah tambahan jumlah token dan kenaikan nilai.

    Jika petani gagal panen Agricoin mendorong petani untuk menyisihkan 1%-2% dari profit untuk risiko force majeure, seperti gagal panen. Cara ini untuk memenuhi kewajiban pinjaman kepada pihak investor.

    Baca juga : Menteri Rini: LinkAja Akan Mempermudah Pengiriman Uang Para TKI

     

    Komentar