MELALUI CROWDFUNDING, BANTU SUKSESKAN PROYEK PESAWAT HABIBIE!

Januari 12, 2018

DuniaFintech.com – Sebuah proyek pesawat terbang yang diprakarsai oleh BJ Habibie selaku mantan Presiden Republik Indonesia telah mendapat dukungan dari bisnis digital ceknricek.com, anak perusahaan Bintang Group, yang berencana mengumpulkan dana melalui metode crowdfunding.

Baca juga : duniafintech.com/croowd-tawarkan-platform-crowdfunding-berbasis-syariah

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ilham Habibie selaku putra BJ Habibie, dan direktur utama PT Regio Aviasi Industri dan PT Bintang Angkasa Berjaya di Jakarta pada 5 Januari.

Proyek ini sebelumnya mendapat dukungan berupa crowdfunding dari platform digital lain, kitabisa.com, untuk membiayai pembangunan pesawat R80 yang berkapasitas 80 kursi, dengan biaya yang dibutuhkan oleh PT Regio Aviasi sebesar 1,5 miliar US dollar. Pesawat turbo R80 tersebut diharapkan akan dijual pada 2024.

Fikar mengatakan bahwa ceknricek.com akan bekerjasama dengan kitabisa.com untuk mengumpulkan dana di acara Diaspora Summit di beberapa kota besar di dunia.

Kami berencana untuk menyelenggarakan acara Diaspora Summit di empat kota besar – Madrid, San Francisco, Melbourne dan Tokyo,” ungkap Fikar dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh The Jakarta Post pada hari Senin.

Baca juga : duniafintech.com/fintech-crowdfunding-lokal-terus-bertumbuh/

Ilham Bintang selaku pendiri Bintang Group, menyerahkan sebuah dokumen kepada Ilham Habibie, yang menjelaskan rencana untuk mengumpulkan dana dari komunitas diaspora Indonesia di seluruh dunia. Ilham Habibie menyambut baik inisiatif tersebut, dengan harapan bahwa upaya semacam itu akan membantu mempromosikan proyek ini ke seluruh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di luar negeri.

“Kami tidak mengharapkan sumbangan tertentu dari masing-masing donor, tapi jika ada satu juta donor, itu akan sangat berarti bagi kami,” katanya.

Baca juga : duniafintech.com/wujudkan-kepedulianmu-kepada-anak-penderita-kanker-melalui-ykaki/

Source: thejakartapost.com

Written by: Dinda Luvita

Komentar