MENTERI KEUANGAN SERAHKAN KEPUTUSAN UNTUK BERINVESTASI BITCOIN PADA MASYARAKAT

    DuniaFintech.com – Pada hari Selasa (23/1) lalu, sejumlah pimpinan lembaga keuangan menggelar konferensi pers mewakili Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Kementerian Keuangan. Konferensi tersebut dihadiri antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, serta Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah.

    Selain membahas masalah stabilitas keuangan selama tahun 2017, pembahasan dalam pertemuan itu juga mencakup tentang Bitcoin yang sekarang sedang menjadi pusat perhatian dunia. Melalui koordinasi antarlembaga, pemerintah menganggap mata uang Bitcoin sebagai mata uang yang belum memiliki regulasi di Indonesia.

    Baca juga: duniafintech.com/ovo-hadirkan-keuntungan-belanja-dengan-sistem-poin/

    Dengan menekankan pada aspek risiko yang muncul berkenaan dengan investasi Bitcoin, Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan menyebut bahwa ia mengembalikan semua keputusannya pada masyarakat.

    Sebagai pemerintah kami akan terus menyampaikan pandangan. Kalau sebagai alat investasi, itu keputusan pada masyarakat, tapi sudah diingatkan (risikonya),” ungkapnya. Dilansir dari bisnis.liputan6.com

    Bank Indonesia pun baru-baru ini kembali mempertegas larangan penggunaan mata uang virtual sebagai alat pembayaran karena tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku di tanah air. Bitcoin Indonesia pun sebagai market terbesar aset digital di Indonesia mengamini himbauan yang disampaikan oleh Bank Indonesia tersebut.

    Baca juga: kegiatan-asset-play-day-dari-mnc-asset-management-dan-mnc-play-bantu-edukasi-keuangan-lewat-internet/

    Karena masih belum ada lembaga yang mengatur secara resmi, sampai saat ini tidak ada larangan sama sekali terkait jual beli aset digital ini. Otoritas Jasa Keuangan pun mengaku tidak bisa mengeluarkan larangan apapun terkait trading mata uang digital.

    Sementara itu, setelah mengalami penurunan drastis sejak awal tahun, beberapa mata uang virtual termasuk Bitcoin perlahan-lahan mulai mengalami kenaikan. CEO BK Capital Management, Brian Kelly juga mengingatkan kepada para pemilik Bitcoin untuk tidak buru-buru menjual asetnya karena penurunan ini bersifat sementara dan wajar.

    Baca juga : bitcoin-turun-bukan-harga-mati

     

    Written by: Dita Safitri

    Komentar