32.2 C
Jakarta
Sabtu, 4 April, 2020

Nick Szabo, Sosok yang Bisa Lebih Populer dari Satoshi Nakamoto

DuniaFintech.com – Bicara tentang sosok yang paling berpengaruh dalam dunia Blockchain tidak akan lengkap tanpa memasukkan Nick Szabo. Pria ini terkenal dengan risetnya terhadap kontrak digital dan kripto aset.

Pada tahun 1998 silam, dia menciptakan Bitgold, mekanisme awal untuk mata uang virtual terdesentralisasi. Istilah smart contract atau kontrak cerdas juga konon dicetuskan pertama kali oleh Nick Szabo. Meski banyak orang menyebut Szabo bisa jadi lebih populer daripada Satoshi Nakamoto sang penemu Bitcoin, namun dia membantahnya.

Szabo lulus dari University of Washington pada tahun 1989 dari jurusan ilmu komputer. Dia lalu melanjutkan pendidikannya di George Washington University Jurusan Hukum. Szabo juga menjadi professor kehormatan di Universidad Fransisco Marroquin.

Ungkapan dan konsep kontrak pintar pertama kali dikembangkan oleh Szabo untuk tujuan praktik hukum yang kemudian berkembang lalu digunakan untuk perdagangan elektronik atau e-commerce. Kontrak pintar menjadi fitur utama dalam bahasa pemrograman dan kripto aset.

Baca juga: 

Mendirikan Bitgold dan Dugaan Bahwa Dirinya adalah Sosok di Balik Nakamoto

Pada tahun 99, Nick Szabo merancang mekanisme mata uang digital yang terdesentralisasi, Bitgold. Meski tidak pernah diterapkan, banyak orang percaya bahwa mekanisme ini adalah rujukan awal untuk pembentukan Bitcoin.

Karena inilah, saat Bitcoin muncul di tahun 2008, banyak orang menduga bahwa Szabo adalah Satoshi Nakamoto yang sebenarnya. Namun berdasarkan riset oleh Dominic Frisby, dia berhasil membuktikan bahwa Szabo memang bukanlah Nakamoto. Szabo sendiri sudah berulang kali menyangkal dugaan orang-orang bahwa dirinya sosok di balik tokoh anonim pencipta Bitcoin itu.

Meskipun beberapa kali menyangkal tentang dugaan dan hubungannya dengan sang pencipta Bitcoin tersebut, hingga saat ini masih banyak para pelaku industri kripto aset percaya bahwa Szabo adalah sosok asli dari Satoshi Nakamoto.

Dianggap sebagai ‘Bapak Kontrak Pintar’, hingga saat ini pria yang berusia 50 tahunan itu masih terus menyumbangkan ide dan pemikirannya terkait kripto aset dan Blockchain. Terlepas mengenai hubungan Nick Szabo dengan Nakamoto, tidak bisa ditampik bahwa Szabo sudah melakukan banyak hal dalam mendukung perkembangan kontrak pintar, kripto aset dan Blockchain dunia.

-Dita Safitri-

- Advertisement -

DuniaFintech.com – Bicara tentang sosok yang paling berpengaruh dalam dunia Blockchain tidak akan lengkap tanpa memasukkan Nick Szabo. Pria ini terkenal dengan risetnya terhadap kontrak digital dan kripto aset.

Pada tahun 1998 silam, dia menciptakan Bitgold, mekanisme awal untuk mata uang virtual terdesentralisasi. Istilah smart contract atau kontrak cerdas juga konon dicetuskan pertama kali oleh Nick Szabo. Meski banyak orang menyebut Szabo bisa jadi lebih populer daripada Satoshi Nakamoto sang penemu Bitcoin, namun dia membantahnya.

Szabo lulus dari University of Washington pada tahun 1989 dari jurusan ilmu komputer. Dia lalu melanjutkan pendidikannya di George Washington University Jurusan Hukum. Szabo juga menjadi professor kehormatan di Universidad Fransisco Marroquin.

Ungkapan dan konsep kontrak pintar pertama kali dikembangkan oleh Szabo untuk tujuan praktik hukum yang kemudian berkembang lalu digunakan untuk perdagangan elektronik atau e-commerce. Kontrak pintar menjadi fitur utama dalam bahasa pemrograman dan kripto aset.

Baca juga: 

Mendirikan Bitgold dan Dugaan Bahwa Dirinya adalah Sosok di Balik Nakamoto

Pada tahun 99, Nick Szabo merancang mekanisme mata uang digital yang terdesentralisasi, Bitgold. Meski tidak pernah diterapkan, banyak orang percaya bahwa mekanisme ini adalah rujukan awal untuk pembentukan Bitcoin.

Karena inilah, saat Bitcoin muncul di tahun 2008, banyak orang menduga bahwa Szabo adalah Satoshi Nakamoto yang sebenarnya. Namun berdasarkan riset oleh Dominic Frisby, dia berhasil membuktikan bahwa Szabo memang bukanlah Nakamoto. Szabo sendiri sudah berulang kali menyangkal dugaan orang-orang bahwa dirinya sosok di balik tokoh anonim pencipta Bitcoin itu.

Meskipun beberapa kali menyangkal tentang dugaan dan hubungannya dengan sang pencipta Bitcoin tersebut, hingga saat ini masih banyak para pelaku industri kripto aset percaya bahwa Szabo adalah sosok asli dari Satoshi Nakamoto.

Dianggap sebagai ‘Bapak Kontrak Pintar’, hingga saat ini pria yang berusia 50 tahunan itu masih terus menyumbangkan ide dan pemikirannya terkait kripto aset dan Blockchain. Terlepas mengenai hubungan Nick Szabo dengan Nakamoto, tidak bisa ditampik bahwa Szabo sudah melakukan banyak hal dalam mendukung perkembangan kontrak pintar, kripto aset dan Blockchain dunia.

-Dita Safitri-

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Beberapa Kriptografer Legendaris di Masa Keemasannya

DuniaFintech.com - Kriptografi merupakan sebuah metode, bahkan seni, dalam melakukan pengamanan data, pesan dan segala hal yang melibatkan urusan transaksi dan komunikasi. Seperti diketahui, kriptografer...

Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Dunia Hiburan dan Industri Event

DuniaFintech.com – Dampak pandemi COVID-19 terhadap dunia hiburan tidak mengurangi kreatiftas dan inovasi para entertainer agar tetap eksis dan menghibur penggemarnya. Dunia Hiburan dan Industri Event...

Menghasilkan Uang Saat Pandemi Corona, Bisnis ini Bisa Jadi Pilihan

DuniaFintech.com - Anjuran pemerintah mengenai “social distancing” sangat berpengaruh terhadap financial masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukan diluar dirumahpun termasuk kegiatan bekerja di himbau...

Program Siap Siaga COVID-19 DANA Solidkan Indonesia

DuniaFintech.com - Penyelenggara keuangan berbasis teknologi, DANA, menghadirkan program Siap Siaga COVID-19 sebagai aksi nyata dalam memberi informasi terhadap wabah Wuhan ini. Program ini...

Kiat Atur Keuangan untuk Bertahan di Tengah Pandemi Corona

DuniaFintech.com - Virus corona Covid-19 telah mengubah kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia dan turut berdampak pada kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, virus...
Translate