OPTIMISME M. NASIR TERHADAP INOVASI START UP LOKAL

    DuniaFintech.com – Persaingan usaha semakin ketat dan tidak ada batasan pasti, selama ide masih bergulir, maka selama itu pula akan banyak inovasi dari produk dan layanan. Berbagai inovasi dan keunikan coba ditonjolkan para pelaku usaha, baik yang berskala kecil, menengah, atau besar. Baik yang sudah berkecimpung lama, maupun startup.

    Baca juga : http://duniafintech.com/kumpulan-startup-pengelola-keuangan-pribadi-dan-bisnis-anda-tahun-2017/

    Belakangan ini startup menjadi sorotan dan persaingan startup pun menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan. Tak dapat dipungkiri, startup berlomba-lomba untuk berinovasi mencari keunikan produknya. Karena hal tersebut merupakan  kunci dalam memenangkan persaingan usaha

    Begitu pula dengan pendapat M Nasir selaku Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mengatakan bahwa persaingan bisnis maupun daya saing sebuah negara saat ini bukan lagi soal jumlah penduduk, maupun luasan wilayah negara.

    Baca juga : http://duniafintech.com/deretan-startup-penunjang-manajemen-bisnis-anda/

    Nasir pun menekankan bahwa saat ini adalah era persaingan inovasi yang perlu dikembangkan generasi muda, salah satunya melalui startup, atau perusahaan rintisan di bidang teknologi informasi. Menurutnya, startup menjadi sangat penting dan sangat berpengaruh untuk mendorong anak muda dalam berinovasi.

    Negara yang akan menang bukan negara yang jumlah penduduk besar, bukan karena negara besarnya tapi negara yang akan menang adalah negara yang punya inovasi,” kata M Nasir saat menjadi pembicara di acara National Startup Summit 2018 di ICE, Serpong, dilansir dari kompas.com Selasa (6/2/2018).

    Baca juga : http://duniafintech.com/inilah-startup-manajemen-hr-di-indonesia-2/

    Mulai tingkat pendidikan yang berkesinambungan hingga ke industri atau pasar sebenarnya merupakan aspek dari pengembangan startup yang perlu diperhatikan.

    Menjadi sangat penting ke depannya bagaimana pendidikan, riset dan startup menjadi satu dan industri pengguna jadi satu juga. Ini harus kita rangkai, kalau inovasi makin banyak maka semua akan menjadi pemenang,” jelasnya.

    Dengan sikap optimisnya terhadap startup lokal, Nasir yakin jika startup di Indonesia dapat berkembang dan melangkah ke depan, sehingga  akan memberikan efek ganda ekonomi yang besar, mulai dari ketersediaan lapangan pekerjaan, hingga daya saing sebuah negara.

    Kita akan mendapatkan satu lompatan ekonomi secara kuantum dan mendapatkan satu value yang sangat tinggi sekali,” tuturnya.

    Menurut Nasir, beberapa startup yang telah masuk kedalam kategori startup unicorn tersebut mampu bersaing secara global karena berorientasi kepada kebutuhan konsumen yang dimulai dari inovasi.

    Written by : Dinda Luvita

    Komentar