Pembangunan Infrastruktur, IFC X Pemprov Jawa Barat

    pembangunan picture

    DuniaFintech.com – International Finance Corporation (IFC) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah menandatangani Surat Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) untuk bekerja sama dalam pembangunan terkait pengembangan dan revitalisasi infrastruktur di provinsi terpadat penduduk di Indonesia ini.

    Baca juga : Samsung Pay Wallet Akan Integrasikan Aset Digital

    Kedua belah pihak bertekad untuk memastikan pembangunan Jawa Barat dikelola dengan cara yang paling berkelanjutan dan keinginan IFC untuk berinvestasi dalam infrastruktur provinsi akan membantu memastikan tercapainya hal ini.

    Letter of Intent yang merupakan langkah pertama menuju perjanjian formal, ditandatangani di Tokyo oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Vivek Pathak, Direktur IFC untuk Asia Timur dan Pasifik. Saat ini keduanya tengah menghadiri KTT Walikota U20, yang mempertemukan para walikota dan delegasi senior dari perkotaan dan provinsi di seluruh dunia dengan tujuan untuk meningkatkan profil prioritas pembangunan perkotaan menjelang KTT G20 pada bulan Juni.

    “Urbanisasi memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi. Kami telah menyaksikan cepatnya urbanisasi di Jawa Barat. Ketika perkotaan menghasilkan 70% emisi karbon global, maka mengelola pertumbuhan kota harus dengan cara yang tidak memperberat dampak perubahan iklim,” tutur Vivek Pathak, Direktur Regional IFC untuk Asia Timur dan Pasifik. “Kerja sama dengan pemerintah di Jawa Barat dalam memberikan saran terkait pendanaan proyek infrastruktur dan praktik tata kelola perusahaan akan membantu mengurangi dampak iklim,” lanjutnya.

    Perjanjian di tingkat tinggi ini menguraikan layanan konsultasi yang dapat diberikan oleh IFC kepada Pemerintah Jawa Barat. Termasuk di dalamnya adalah persiapan proyek-proyek infrastruktur strategis untuk pendanaan sektor swasta, mengimplementasikan skema pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur dan memperkuat praktik tata kelola perusahaan dari perusahaan-perusahaan milik daerah di Jawa Barat. Pemerintah telah menyoroti prioritas di bidang transportasi, pengelolaan air dan limbah serta infrastruktur berkelanjutan seperti bangunan gedung hijau.

    “Kami bertekad untuk meningkatkan inklusi ekonomi dan pembangunan di Jawa Barat melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan milik daerah dan sektor swasta. Bekerja dengan organisasi seperti IFC, yang memiliki pengalaman finansial dan manajerial serta mempunyai aspirasi yang sama dengan kami, pada akhirnya akan meningkatkan daya saing Jawa Barat di tingkat nasional dan internasional,” kata Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

    Tentang IFC

    Tentang IFC — bagian organisasi dari Bank Dunia dan anggota Kelompok Bank Dunia – adalah lembaga pembangunan global terbesar yang berfokus pada sektor swasta di pasar negara berkembang. Kami bekerja dengan lebih dari 2.000 institusi bisnis di seluruh dunia, menggunakan modal, keahlian, dan pengaruh kami untuk menciptakan pasar dan peluang di area tersulit di dunia. Pada tahun fiskal  2018, kami menyalurkan lebih dari 23 miliar Dolar Amerika Serikat dalam bentuk pembiayaan jangka panjang untuk negara-negara berkembang, memanfaatkan kekuatan sektor swasta untuk mengakhiri kemiskinan ekstrim dan meningkatkan kesejahteraan bersama. 

    Cities Initiative dari IFC mendukung upaya untuk membangun kota yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan yang membuka pasar baru dan menciptakan peluang bagi seluruh kalangan. Dalam 15 tahun terakhir, IFC telah menginvestasikan lebih dari $8 miliar di lebih dari 250 proyek perkotaan dasar dan infrastruktur sosial.

    Baca juga : Kompetisi FlywithTEN di Playgame Floppy Bird dan Dapatkan Hadiahnya!

     

    Komentar