Bagaimana Perkembangan Fintech di Balikpapan?

    perkembangan fintech di Balikpapan picture

    DuniaFintech.com – Balikpapan merupakan kota dengan perekonomian terbesar di Pulau Kalimantan. Pada tahun 2016, Balikpapan tercatat memiliki total PDRB sebesar Rp79,65 triliun. Lalu Bagaimana perkembangan fintech di Balikpapan?

    Sebagian besar penduduk Balikpapan mengandalkan industri minyak dan gas sebagai sumber penghasilan. Selain itu, industri perdagangan barang dan jasa juga mengambil peran yang lumayan tinggi.

    Untuk mendukung kegiatan perekonomian di Balikpapan, industri fintech yang belakangan semakin populer juga tak mau kalah mengambil peran. Salah satu buktinya adalah dengan kehadiran perusahaan-perusahaan fintech populer di kota ini.

    Baca juga: Alliance Pistoia Perluas Blockchain untuk Berbagai Data

    Perkembangan fintech di Balikpapan secara positif sebagai contoh, startup fintech UangTeman. Perusahaan fintech ini pertama kali hadir di Balikpapan pada pertengahan tahun 2017 lalu. Deputy CEO UangTeman, Rio Quiserto pada waktu itu mengatakan, bahwa ekspansi ke Kalimantan adalah bagian dari visi UangTeman untuk membantu para pelaku UKM yang selama ini kesulitan memperoleh pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan konvensional lainnya. UangTeman mengaku siap menjangkau lebih dari 700 ribu jiwa di Balikpapan, atau sekitar 22 persen dari keseluruhan penduduk di Kaltim.

    Fintech Akseleran Menyusul Hadir di Balikpapan

    Setelah UangTeman, PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) adalah perusahaan fintech berikutnya yang mencoba melebarkan sayap ke wilayah Kalimantan Timur itu. Akseleran secara resmi hadir di Balikpapan pada tahun 2018. Hingga akhir tahun 2018 lalu, pembiayaan yang disalurkan kepada pelaku usaha di Balikpapan mencapai Rp 5 miliar dengan nilai investasi lebih dari sebesar Rp 700 juta. Yang menjadi target utama adalah masyarakat dan pelaku UMKM.

    Selama setahun Akseleran telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp150 miliar kepada lebih dari 300 peminjam (borrower) dengan jumlah pemberi pinjaman (lender) sebanyak 66.000.

    Christopher Gultom selaku Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran mengatakan bahwa Balikpapan mendominasi disbanding kota-kota lainnya, terutama untuk wilayah Kalimantan Timur. Setelahnya disusul Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

    Baca juga: Kartu Transportasi Umum Argentina Menerima Bitcoin

    Rimba Laut yang merupakan Head of Public & Government Relation menyebutkan bahwa tingginya jumlah pembiayaan dan investasi di Balikpapan ini didukung oleh pemahaman yang baik dari masyarakat setempat terkait fintech, terutama sektor peer-to-peer lending.

    Kemudahan yang ditawarkan banyak perusahaan fintech didukung pengetahuan yang mumpuni dari masyarakat setempat adalah kunci menjadikan Balikpapan sebagai kota dengan perkembangan fintech terbaik di Pulau Kalimantan.

    -Dita Safitri-

    Komentar