32.2 C
Jakarta
Sabtu, 4 April, 2020

Pesaing Gojek dan Grab? Nujek Hadirkan Fitur Berbeda

DuniaFintech.com – Transportasi online kini seolah menjadi kebutuhan masyarakat. Fenomena tersebut tidak terlepas dari agresifnya persaingan perusahaan transportasi online. Kondisi inilah yang juga dilihat oleh Nujek (Nusantara Ojek), salah satu aplikasi kasih transportasi online yang digadang-gadang menjadi pesaing gojek dan grab.

Di klaim sebagai pesaing Gojek dan Grab tampaknya tidak mengurungkan Nujek untuk bersaing dengan para perusahaan transportasi online terbesar tersebut. Aplikasi karya santri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut dikabarkan telah melebarkan sayapnya di wilayah Jakarta, Surabaya, Malang, Madiun, Situbondo, Lumajang, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Banyumas, juga Batam hingga Pontianak.

Pesaing Gojek dan Grab ini pada dasarnya memiliki fitur yang sama seperti aplikator sejenis, diantaranya NuRide, NuTaxi, NuFast (kurir dengan sepeda motor), NuCargo, NuFood, NuMart, NuServ dan yang bakal meluncur dalam waktu dekat adalah NuTrip dan NuStay. Namun sebagai pesaing Gojek dan Grab, Nujek pun siap bersaing dengan menghadirkan beberapa fitur menarik.

Keuntungan Bagi Customer

Pertama, pengguna Nujek bisa menentukan pengemudi langganan yang dinilai cocok dengan karakteristik pengguna. Kedua, pengguna juga bisa memilih jenis kendaraan, pengemudi, rating, dan jarak yang diinginkan. Ketiga, khusus pelanggan wanita, bisa memilih pengemudi wanita. Keempat, pengguna bisa melakukan stop and go dengan memindai QR code.

Baca juga :

Keuntungan Bagi Driver

Tidak hanya memanjakan customer, Nujek juga memberikan keuntungan lebih pada drivernya seperti jaminan asuransi, bebas biaya sewa aplikasi, fix income dari customer langganan, serta sistem bagi hasil 85% sebagai mitra, jadi driver hanya dikenakan potongan biaya sebesar 15%, lebih rendah daripada aplikasi sejenisnya.

Di tahun ini Nujek menargetkan 1 juta pengguna aktif hingga akhir 2020. Total pengguna Nujek saat ini sudah ada diangka 100.000 dengan jumlah mitra 20.000 pengemudi. Selain peningkatan di sisi pengguna, Nujek juga dilaporkan telah mendapatkan pendanaan awal dari perusahaan asal Korea Selatan. Untuk tahap fund rise dana yang masuk mencapai US$ 400.000.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

- Advertisement -

DuniaFintech.com – Transportasi online kini seolah menjadi kebutuhan masyarakat. Fenomena tersebut tidak terlepas dari agresifnya persaingan perusahaan transportasi online. Kondisi inilah yang juga dilihat oleh Nujek (Nusantara Ojek), salah satu aplikasi kasih transportasi online yang digadang-gadang menjadi pesaing gojek dan grab.

Di klaim sebagai pesaing Gojek dan Grab tampaknya tidak mengurungkan Nujek untuk bersaing dengan para perusahaan transportasi online terbesar tersebut. Aplikasi karya santri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut dikabarkan telah melebarkan sayapnya di wilayah Jakarta, Surabaya, Malang, Madiun, Situbondo, Lumajang, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Banyumas, juga Batam hingga Pontianak.

Pesaing Gojek dan Grab ini pada dasarnya memiliki fitur yang sama seperti aplikator sejenis, diantaranya NuRide, NuTaxi, NuFast (kurir dengan sepeda motor), NuCargo, NuFood, NuMart, NuServ dan yang bakal meluncur dalam waktu dekat adalah NuTrip dan NuStay. Namun sebagai pesaing Gojek dan Grab, Nujek pun siap bersaing dengan menghadirkan beberapa fitur menarik.

Keuntungan Bagi Customer

Pertama, pengguna Nujek bisa menentukan pengemudi langganan yang dinilai cocok dengan karakteristik pengguna. Kedua, pengguna juga bisa memilih jenis kendaraan, pengemudi, rating, dan jarak yang diinginkan. Ketiga, khusus pelanggan wanita, bisa memilih pengemudi wanita. Keempat, pengguna bisa melakukan stop and go dengan memindai QR code.

Baca juga :

Keuntungan Bagi Driver

Tidak hanya memanjakan customer, Nujek juga memberikan keuntungan lebih pada drivernya seperti jaminan asuransi, bebas biaya sewa aplikasi, fix income dari customer langganan, serta sistem bagi hasil 85% sebagai mitra, jadi driver hanya dikenakan potongan biaya sebesar 15%, lebih rendah daripada aplikasi sejenisnya.

Di tahun ini Nujek menargetkan 1 juta pengguna aktif hingga akhir 2020. Total pengguna Nujek saat ini sudah ada diangka 100.000 dengan jumlah mitra 20.000 pengemudi. Selain peningkatan di sisi pengguna, Nujek juga dilaporkan telah mendapatkan pendanaan awal dari perusahaan asal Korea Selatan. Untuk tahap fund rise dana yang masuk mencapai US$ 400.000.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Beberapa Kriptografer Legendaris di Masa Keemasannya

DuniaFintech.com - Kriptografi merupakan sebuah metode, bahkan seni, dalam melakukan pengamanan data, pesan dan segala hal yang melibatkan urusan transaksi dan komunikasi. Seperti diketahui, kriptografer...

Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Dunia Hiburan dan Industri Event

DuniaFintech.com – Dampak pandemi COVID-19 terhadap dunia hiburan tidak mengurangi kreatiftas dan inovasi para entertainer agar tetap eksis dan menghibur penggemarnya. Dunia Hiburan dan Industri Event...

Menghasilkan Uang Saat Pandemi Corona, Bisnis ini Bisa Jadi Pilihan

DuniaFintech.com - Anjuran pemerintah mengenai “social distancing” sangat berpengaruh terhadap financial masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukan diluar dirumahpun termasuk kegiatan bekerja di himbau...

Program Siap Siaga COVID-19 DANA Solidkan Indonesia

DuniaFintech.com - Penyelenggara keuangan berbasis teknologi, DANA, menghadirkan program Siap Siaga COVID-19 sebagai aksi nyata dalam memberi informasi terhadap wabah Wuhan ini. Program ini...

Kiat Atur Keuangan untuk Bertahan di Tengah Pandemi Corona

DuniaFintech.com - Virus corona Covid-19 telah mengubah kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia dan turut berdampak pada kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, virus...
Translate