32.2 C
Jakarta
Sabtu, 4 April, 2020

Pinjaman Cepat Untuk PNS? Fintech Ini Bisa Jadi Solusi

DuniaFintech.com – Selama ini kata fintech tidak akan pernah lepas dari kalangan UMKM karena fintech dapat memberikan banyak solusi keuangan, khususnya bagi bisnis kecil menengah yang ingin berkembang. Namun bagaimana jika hal tersebut di alami oleh kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS)? Dapatkah fintech membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS?

Dengan berkembang pesatnya teknologi, ternyata fintech kian melebarkan sayap tidak hanya untuk membantu para UMKM saja melainkan membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS.

Dumi, Aplikasi Pembiayaan Khusus PNS

Kini telah hadir Dumi, aplikasi yang menyediakan pembiayaan khusus untuk pegawai negeri sipil (PNS). Aplikasi besutan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Bank Mandiri Taspen dan PT Fidac Inovasi Teknologi ini akan memberikan pinjaman cepat untuk PNS tanpa perlu membuka pinjaman ke bank.

Baca juga :

Dengan Dumi, PNS dapat melakukan pinjaman tanpa agunan maksimal Rp 15 juta. PNS juga tidak perlu menjaminkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan atau sertifikat lainnya. PNS yang ingin melakukan pinjaman pun dapat langsung mengunduh aplikasi yang tersedia di Android maupun iOS.

Setelah mengunduh aplikasi Dumi, calon peminjam yang hanya perlu medaftarkan dirinya dengan cara memasukan data, mulai dari Nomor Induk Pegawai (NIP) hingga alamat e-mail. Kemudian, tentukan besaran pinjaman yang ingin dilakukan, dengan batas maksimal Rp 15 juta. Namun, besaran pinjaman akan disesuaikan dengan kemampuan gaji pemohon.

Setelah proses permohonan pinjaman diselesaikan, Dumi akan memproses permohonan pinjaman dengan jangka waktu dua hari. Selain memberikan pinjaman cepat untuk PNS, Dumi pun menyediakan pinjaman dengan suku bunga relatif lebih rendah dibandingkan pada umumnya. Saat ini suku bunga pinjaman yang disediakan Dumi adalah flat sebesar 9,9 persen sepanjang tahun. Nantinya, PNS dapat memilih tenor dengan jangka waktu 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan, untuk saat ini Dumi baru bisa digunakan PNS BKN saja karena memang awalnya masih diperuntukan untuk BKN, namun  tidak menutup kemungkinan pihaknya akan sangat terbuka apabila ada lembaga yang tertarik, mereka akan sangat terbuka. Ke depannya Bima pun berharap Dumi akan menjadi pilihan utama bagi kementerian dan lembaga lain untuk memberikan opsi pembiayaan kepada pegawainya.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

- Advertisement -

DuniaFintech.com – Selama ini kata fintech tidak akan pernah lepas dari kalangan UMKM karena fintech dapat memberikan banyak solusi keuangan, khususnya bagi bisnis kecil menengah yang ingin berkembang. Namun bagaimana jika hal tersebut di alami oleh kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS)? Dapatkah fintech membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS?

Dengan berkembang pesatnya teknologi, ternyata fintech kian melebarkan sayap tidak hanya untuk membantu para UMKM saja melainkan membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS.

Dumi, Aplikasi Pembiayaan Khusus PNS

Kini telah hadir Dumi, aplikasi yang menyediakan pembiayaan khusus untuk pegawai negeri sipil (PNS). Aplikasi besutan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Bank Mandiri Taspen dan PT Fidac Inovasi Teknologi ini akan memberikan pinjaman cepat untuk PNS tanpa perlu membuka pinjaman ke bank.

Baca juga :

Dengan Dumi, PNS dapat melakukan pinjaman tanpa agunan maksimal Rp 15 juta. PNS juga tidak perlu menjaminkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan atau sertifikat lainnya. PNS yang ingin melakukan pinjaman pun dapat langsung mengunduh aplikasi yang tersedia di Android maupun iOS.

Setelah mengunduh aplikasi Dumi, calon peminjam yang hanya perlu medaftarkan dirinya dengan cara memasukan data, mulai dari Nomor Induk Pegawai (NIP) hingga alamat e-mail. Kemudian, tentukan besaran pinjaman yang ingin dilakukan, dengan batas maksimal Rp 15 juta. Namun, besaran pinjaman akan disesuaikan dengan kemampuan gaji pemohon.

Setelah proses permohonan pinjaman diselesaikan, Dumi akan memproses permohonan pinjaman dengan jangka waktu dua hari. Selain memberikan pinjaman cepat untuk PNS, Dumi pun menyediakan pinjaman dengan suku bunga relatif lebih rendah dibandingkan pada umumnya. Saat ini suku bunga pinjaman yang disediakan Dumi adalah flat sebesar 9,9 persen sepanjang tahun. Nantinya, PNS dapat memilih tenor dengan jangka waktu 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan, untuk saat ini Dumi baru bisa digunakan PNS BKN saja karena memang awalnya masih diperuntukan untuk BKN, namun  tidak menutup kemungkinan pihaknya akan sangat terbuka apabila ada lembaga yang tertarik, mereka akan sangat terbuka. Ke depannya Bima pun berharap Dumi akan menjadi pilihan utama bagi kementerian dan lembaga lain untuk memberikan opsi pembiayaan kepada pegawainya.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Beberapa Kriptografer Legendaris di Masa Keemasannya

DuniaFintech.com - Kriptografi merupakan sebuah metode, bahkan seni, dalam melakukan pengamanan data, pesan dan segala hal yang melibatkan urusan transaksi dan komunikasi. Seperti diketahui, kriptografer...

Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Dunia Hiburan dan Industri Event

DuniaFintech.com – Dampak pandemi COVID-19 terhadap dunia hiburan tidak mengurangi kreatiftas dan inovasi para entertainer agar tetap eksis dan menghibur penggemarnya. Dunia Hiburan dan Industri Event...

Menghasilkan Uang Saat Pandemi Corona, Bisnis ini Bisa Jadi Pilihan

DuniaFintech.com - Anjuran pemerintah mengenai “social distancing” sangat berpengaruh terhadap financial masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukan diluar dirumahpun termasuk kegiatan bekerja di himbau...

Program Siap Siaga COVID-19 DANA Solidkan Indonesia

DuniaFintech.com - Penyelenggara keuangan berbasis teknologi, DANA, menghadirkan program Siap Siaga COVID-19 sebagai aksi nyata dalam memberi informasi terhadap wabah Wuhan ini. Program ini...

Kiat Atur Keuangan untuk Bertahan di Tengah Pandemi Corona

DuniaFintech.com - Virus corona Covid-19 telah mengubah kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia dan turut berdampak pada kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, virus...
Translate