PRISMAPP SOLUSI CHAT BISNIS E-COMMERCE

    DuniaFintech.com Menjamurnya startup fintech disertai pula dengan semakin berkembangnya e-commerce dalam dunia bisnis. Berbagai inovasi layanan guna memudahkan pelanggan dilakukan demi mempertahankan eksistensi bisnis untuk jangka panjang. Salah satu yang dilakukan adalah tersedianya layanan chat agar bisa berkomunikasi dengan pembeli secara cepat, transaksi bisa segera diproses, dan kepuasan konsumen terpenuhi.

    Terkait hal itu, hadir aplikasi Prism di tanah air sebagai solusi untuk e-commerce memberikan layanan chat terbaik dan user-friendly di platform mereka. Duniafintech.com berkesempatan untuk mewawancarai langsung Dharma Satria Utomo selaku Chief Marketing dari Prism yang berkunjung ke kantor Duniafintech.com. Yuk, simak wawancaranya di bawah ini:

    -Apakah Prism?

    Prism adalah chat commerce tools yang membantu eCommerce mengelola chat dari banyak channel (Chat Widget Website, [email protected], Facebook Page, & BBM Channel) melalui satu dashboard dan memproses chat-chat tersebut menjadi transaksi penjualan.

    -Bagaimana sejarah dibentuknya Prism?

    Awalnya kami membuat aplikasi mobile bernama Coral. Tujuan dibuatnya aplikasi ini adalah untuk membantu memudahkan penjual-penjual di instagram dalam berjualan. Kami menyediakan berbagai fitur di dalam aplikasi ini, salah satunya adalah chat to buy. Dengan chat to buy, penjual dapat berkomunikasi dengan pembeli dan dapat langsung melakukan transaksi di dalam chat.

    Kami berdiskusi dengan rekan-rekan di eCommerce dan induk usaha kami, Midtrans.com. Kami mengambil kesimpulan bahwa kami perlu fokus di chat to buy dan membantu menyediakan chat commerce tools bagi pelaku eCommerce. Kami juga merubah nama kami menjadi Prism (Prismapp.io).

    -Siapakah pendiri Prism?

    Prism sebelumnya dimulai dengan nama Coral. Coral didirikan oleh Batista Harahap, Andreas Fendri, dan saya, Dharma Utomo. Seiring berjalannya startup kami, Coral bekerjasama dengan Onebit, perusahaan yang didirikan oleh Fachry Bafadal. Onebit kemudian bergabung dengan Coral menjadi satu perusahaan. Dalam membangun Prism, kami bekerja bersama rekan-rekan kami Fauzan Emmerling (VP Engineering Prism), Pandu Hartanto dari Midtrans, dan Daday Cicilalang dari Onebit. Kami bersama tim memulai produk Prism.

    -Apakah yang mendasari para founder dalam menciptakan Prism?

    Prism diciptakan untuk mempermudah rekan-rekan eCommerce memproses chat menjadi penjualan, yang diharapkan akan meningkat conversion rate.

    -Dimanakah kantor Prism? Dan telah merambah ke mana saja pengguna Prism?

    Kantor Prism ada di Jl. Melawai XI No. 56, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mengenai perkembangannya kami saat ini masih fokus pada eCommerce di Indonesia.

    -Kenapa memilih konsep Prism di antara jenis startup lainnya atau dari sekian banyaknya peluang fintech? Apakah bisnis aplikasi ini dapat dikatakan sangat menjanjikan di masa depan?

    Konsep Prism dipilih karena kami melihat belum ada yg memberikan solusi khusus untuk chat commerce dan memang ada kebutuhan dari pelaku eCommerce.

    -Bagaimanakah bentuk kerjasama Prism dengan perusahaan lainnya?

    Kami bekerjasama dengan perusahaan lain yang juga membantu eCommerce di Indonesia, salah satunya dengan induk usaha kami, Midtrans.com, yang menyediakan layanan online payment gateway bagi eCommerce.

    -Siapa sajakah pengguna Prism?

    Pengguna Prism adalah eCommerce yang memiliki banyak channel penjualan dan salah satunya adalah chat commerce. Pelanggan kami antara lain Berrybenka.com, Oktagon.co.id, Manulife, Amazara.co.id, dan beberapa eCommerce lainnya.

    -Apa rencana jangka panjang Prism dalam 5 tahun ke depan?

    Kami akan tetap fokus memberikan solusi chat commerce. Kami juga akan mulai melihat kemungkinan pasar eCommerce di luar Indonesia.

    -Apa harapan Anda dengan adanya Prism ini dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat di Indonesia?

    Kami harap dengan Prism kami dapat membantu rekan-rekan eCommerce di Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka.

    DuniaFintech.com

    Komentar