Saham Investasi Milik Sandiaga Uno Menguat?

    saham investasi milik sandiaga uno

    DuniaFintech.com – Dengan berbagai macam fintech yang hadir dalam inovasi keuangan, saham sampai saat ini pun masih menjadi opsi para penggiat finansial untuk berinvestasi. Salah satunya saham investasi milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya.

    Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan menjelaskan pada awal 2019 saham  investasi milik Sandiaga Uno, Saratoga mendapatkan katalis positif dari majunya Sandiaga Uno dalam kontestasi pemilihan presiden.

    Alfred menjelaskan, akibat sentimen positif tersebut mampu mengurangi tekanan negatif dari kinerja Saratoga pada 2018 yang mencatatkan kerugian bersih.

    Menurut Alfred pasca pengumuman hasil hitung cepat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Hasil quick count ini juga kerap mempengaruhi pergerakan harga saham investasi milik Sandiaga Uno tersebut.

    Baca juga : Warga Korea Selatan Investasikan rata-rata $ 6.000 dalam Cryptocurrency

    Berdasarkan data RTI, saham emiten yang salah satunya dipegang oleh Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ini dibuka turun 10 poin ke posisi 3.830 per saham dari penutupan perdagangan Selasa, 16 April 2019 yakni di posisi Rp 3.840 per saham.

    Lantas, apakah harga saham Saratoga Investama Sedaya sempat turun beberapa waktu lalu merupakan efek dari Pilpres 2019?

    Menjawab pertanyaan tersebut, Associate Director of Research and Investment PT Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus, Nico Demus menyatakan, persepsi dan opini yang beredar terkait pergerakan IHSG dan korelasinya terhadap Pilpres cenderung terlalu tinggi.

    Namun, meski saham Saratoga Investama Sedaya sempat turun beberapa waktu lalu, Nico mengungkapkan Dia menyakini saham investasi milik Sandiaga Uno tersebut akan “back on the track” secepatnya.

    Baca juga : Network International dan JCB Rilis JCB Contactless di Uni Emirat Arab

    Dia menilai, tidak selamanya persepsi politik akan mempengaruhi pergerakan saham suatu emiten. Menurut dia, patut juga dilihat faktor lainnya seperti fundamental perusahaan, sehingga terbentuk valuasi terhadap kinerja perusahaan yang sesungguhnya.

    “Justru akan lebih mengkhawatirkan apabila penurunan saham Saratoga misalnya dikarenakan kinerja keuangan yang tidak baik. So far Saratoga masih akan baik-baik saja,” ungkapnya.

    Meski punya dampak sesaat terhadap pergerakan saham, ia mengatakan, laju saham Saratoga Investama Sedaya tetap akan tertolong bila fundamental perusahaannya kuat.

    “Selama fundamental perusahannya bagus tentu perusahaan akan survive dalam jangka waktu panjang,” tegasnya.

    Baca juga : Pengguna Bitcoin Kini Bisa Berbelanja di Amazon Lebih Puas

    Komentar