SEMPAT EROR, MANDIRI ONLINE KINI NORMAL KEMBALI

    Inline Adv

    Duniafintech.com – Sempat mengalami masalah dalam kekeliruan sistem sejak Jumat (5/5/2017) siang lalu, kini layanan sistem mandiri online yang dimiliki oleh PT Bank Mandiri (persero) tbk telah normal kembali.

    Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, masalah yang terjadi pada sistem Mandiri Online bukan pembobolan, melainkan terdapat kendala teknis atau corrupt system pada “Mandiri Online”, sehingga seakan ada transaksi yang mendebet tabungan nasabah. Menurutnya karena kekeliruan sistem tersebut, terdapat kesalahan data terhadap 97 nasabah.

    “Itu sudah dikembalikan seperti sediakala, Termasuk dana-dananya sudah dikembalikan. Mandiri Online juga sudah aktif lagi,” kata Rohan, Minggu (7/5/2017).

    Rohan beralasan, layanan Mandiri Online merupakan sistem online banking yang masih baru. Saat ini sistem terintegrasi tersebut masih dalam tahap soft launching.

    “Dalam monitoring, kami menemukan adanya sedikit penyesuaian yang perlu dilakukan terhadap sistem, dan penyesuaian itu telah selesai hari ini,” tutur Rohan.

    Oleh karena Mandiri Online masih bersifat soft launching, Rohan mengatakan nasabah masih tetap dapat menggunakan perbankan online Mandiri lainnya seperti layanan Mandiri Mobile, Internet Banking, atau SMS Banking. “Layanan tersebut selama ini telah menjadi bagian hidup bagi 14 juta pemegang rekening Bank Mandiri untuk melakukan transaksi,” ujarnya.

    Sebelumnya, seorang nasabah Bank Mandiri Solo, Baningsih Tedjokartono, menyampaikan pada Jumat (5/5/2017) pagi sekitar pukul 4.30 WIB, dia mendapatkan tiga pemberitahuan telah melakukan transfer ke rekening Hermanto di Bank CIMB Niaga melalui email.

    Dalam pemberitahuan itu, dia disebut melakukan 3 kali transfer, yaitu Rp50 juta, Rp23,2 juta, dan sekitar Rp1 juta sehingga di tabungan hanya tersisa dana sekitar Rp100.000.

    “Awalnya kurang saya perhatikan karena saya pikir hanya notifikasi biasa dan itu pagi-pagi sekali. Namun setelah saya buka ternyata e-mail pemberitahuan transfer. Padahal saya sama sekali tidak melakukan transfer ke siapa pun,” cerita Baningsih saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (6/5/2017) malam.

    Untuk diketahui, Mandiri Online merupakan layanan perbankan daring dari Bank Mandiri yang menggabungkan Mandiri Mobile Banking dan Internet Banking. Sistem layanan yang launching pada 21 Maret 2017 lalu ini memberikan layanan perbankan berbasis teknologi informasi yang memberikan banyak kemudahan terutama dalam memperoleh informasi tentang seluruh produk perbankan sekaligus melakukan aktivitas transaksi keuangan.‎

    Sumber:

    Written by: Andriani Supri

    Komentar
    Bottom Adv