SINGAPORE INVESTOR SUMMIT SIAPKAN DANA U$2 MILIAR UNTUK STARTUP FINTECH

    DuniaFintech.com – Ada lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari investor dan pemula fintech, hadir di Singapore Fintech Festival’s Investor Summit atau “Deal Day”, dan sampai US $2 miliar modal tersedia untuk para pendatang baru di industri fintech.

    Pertemuan Investor Summit merupakan akhir dari program penilaian selama empat bulan yang panjang untuk memberi kesempatan bagi pemula-pemula untuk mengakses dana dari investor lokal dan global.

    Lebih dari 1.000 fintech startup dan 400 investor menunjukkan minat untuk berpartisipasi dalam acara tersebut dan 525 koneksi dilakukan di antara pihak yang berkepentingan.

    Investor Summit menghabiskan seminggu lamanya dari durasi Singapore Fintech Festival yang memunculkan lebih dari 30.000 peserta dari 100 negara lebih. Acara ini diselenggarakan oleh Ernst & Young (EY) dan disusun oleh Monetary Authority of Singapore (MAS), otoritas jasa keuangan Singapura bersama Asosiasi Bank Singapura sebagai bagian dari Singapura Fintech Festival 2017.

    Pimpinan Mas, Sopnendu Mohanty mengatakan bahwa proses penggalangan dana untuk para pemula bisa menjadi proses yang panjang dan sulit. Di sisi lain, tantangan bagi investor adalah menghasilkan prospek yang berkualitas sesuai dengan tujuan investasinya.

    “Deal Day bertujuan untuk menyediakan platform bagi pemula agar terhubung dengan investor. Kami ingin meningkatkan akses terhadap pendanaan untuk pemula dan meningkatkan kualitas dan kuantitas transaksi investasi fintech di Singapura. Saya senang bahwa kami telah berhasil memfasilitasi sejumlah besar kerjasama dan memulai rencana yang menjanjikan. Saya berharap kesepakatan konkret akan muncul dari hubungan ini.”

    Acara ini berhasil menyediakan pendanaan dari berbagai perusahaan rintisan yang bergerak di bidang fintech di seluruh Singapura dan Asean. Investor paling banyak berasal dari Singapura (59%) dan yang kedua diikuti oleh Cina (9%). Sedangkan untuk startupnya banyak datang dari Singapura (36%) diikuti oleh India (17%) Amerika Serikat (8%).

    Acara semacam ini diharapkan lebih banyak muncul sehingga membantu para penggiat startup untuk maju dan mendapatkan dukungan yang lebih besar.

    Source: digitalnewsasia.com

    Written by : Dita Safitri

     

    Komentar