Startup Fintech Pertama yang Melantai Di Bursa

    startup fintech pertama picture

    DuniaFintech.com – Semakin banyak lahirnya startup fintech di Indonesia, pasti sempat  terlintas di benak pikiran Anda, startup fintech mana yang melantai di bursa efek untuk pertama kalinya? PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (Kioson) lah jawabannya. Startup ini menjadi perusahaan startup fintech pertama yang melantai di bursa efek Indonesia.

    Baca juga : Memperkenalkan SWIPE di Tokenomy Launchpad!

    Startup fintech pertama yang melantai di bursa efek Indonesia ini juga dikenal sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa Online-to-Offline (O2O) e-commerce pertama di Indonesia.

    Startup fintech pertama yang melantai di bursa efek Indonesia tersebut terdaftar dengan kode KIOS pada 5 Oktober 2017 di pasar modal. Melalui dana yang sudah dikumpulkan, emiten baru ini memiliki target dan visi kinerja yang menarik. KIOS ini terbilang cukup unik karena saat itu belum pernah startup di Indonesia menggunakan jalur initial public offering (IPO) sebagai jalur permodalan.

    Aplikasi KIOS berfungsi untuk membantu masyarakat area luar kota melakukan kirim uang. Singkatnya, KIOS merupakan startup e-commerce business to business (B2B) yang menyediakan berbagai layanan transfer uang. Misinya adalah menggandeng kios-kios UMKM di Indonesia untuk menjadi mitra yang mana bakal membantu masyarakat sekitar mengakses layanan finansial.

    Ada pula layanan yang diberikan KIOS mencakup pembayaran tagihan air, token listrik, isu ulang pulsa dan pembayaran transaksi e-commerce. Barang yang dibeli pun bisa dikirim langsung ke alamat rumah pembeli atau mitra toko Kioson.

    Pada masa penawaran awal yang berlangsung 26-28 September 2017, saham Kioson ditetapkan di harga Rp 300 per lembar saham. Jumlah saham yang dilepas sebesar 150 juta lembar saham atau setara 23,07 persen dari total saham perusahaan.

    Melalui IPO ini, Kioson berhasil memperoleh dana sebesar Rp 45 miliar. Selama proses penawaran saham, pemesanan atas saham Perseroan mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed lebih dari 10 kali dari jumlah saham yang ditawarkan.

    Dengan demikian, Kioson resmi menjadi perusahaan startup fintech pertama di Bursa Efek Indonesia dan menjadi emiten ke-24 tahun ini serta ke-558 dari total keseluruhan emiten di Bursa Efek Indonesia. Kioson akan menempati sektor perdagangan, jasa, dan investasi dan subsektor perdagangan ritel di daftar emiten Bursa Efek Indonesia.

    Baca juga : Cadence Rilis Marketplace Investasi Kredit Berbasis Token Blockchain

     

    Komentar