Startup Kata.AI Raih Pendanaan Seri A

    startup kata.ai picture

    DuniaFintech.com – Kalau Anda mengenal startup layanan asisten pribadi virtual, YesBoss, kini startup kata.ai tersebut mengubah layanan dan namanya menjadi Kata.ai dengan mengembangkan layanan artificial intelligence (AI).

    “Kami pivot sebetulnya,” kata Irzan. “Focusing on AI to be exact,” tambahnya.

    Baca juga

    Didirikan pada tahun 2015 oleh :

    • Reynir Fauzan, selaku co – Founder dan Chief Marketing Officer.
    • Wahyu Wrehasnaya, selaku Founder dan Chief Financial Officer.
    • Irzan Raditya, selaku Founder dan Chief Executive Officer.
    • Chris Franke, selaku co-Fonder dan Chief Operating Officer.

    Startup Kata.ai yang memfokuskan pada layanan kecerdasan buatan ini, dapat membantu pengguna dengan cara menghubungkan brand dan pelanggan di platform pesan populer. Bisa diakses kapanpun, konsisten, biaya yang efisien, cepatnya respon yang diberikan, dan rendahnya tingkat kesalahan.

    Kami yakin bahwa AI hadir untuk membuat orang lebih maju sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan yang lebih bermakna dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka. Chatbot hanya bagian ‘puncak gunung es’. Pada dasarnya, kami hadir untuk merevolusi semua jenis percakapan.” Jelas Irzan.

    Di sini disediakan pula chatbot menggunakan Bahasa Indonesia yang dapat meningkatkan customer engagement. Teknologi dari chatbot itu adalah Natural Language Processing (NLP). Dengan teknologi tersebut, dapat bermanfaat untuk  mengerti dan meningkatkan kemampuan beroperasi untuk beberapa bahasa di Asia Tenggara.

    Kabar terbaik dari hasil kerja keras startup Kata.ai, yaitu belum lama ini Kata.ai meraih pendanaan Seri A yang nilainya sekitar Rp 46,5 Miliar atau US$ 3,5 juta. Pimpinan dari pendanaan ini adalah Trans Pacific Technology Fund (TPTF). Investor lainnya adalah Access Ventures, MDI Ventures, VPG Asia, Red Sails Investment, Angel investor Eddy Chan, dan Convergence Ventures.

    Kami sangat senang berinvestasi di Kata.ai. Melalui analisa dan riset yang kami lakukan, ditemukan bahwa aplikasi artificial intelligence (AI) berpotensi berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. NLP platform Kata.ai memungkinkan perusahaan untuk membina hubungan dengan pelanggan secara efisien, terutama yang berbasis chat,” terang Barry Lee, Pimpinan TPTF.

    Dengan adanya suntikan dana tersebut semakin melebarkan sayap Kata.ai yang hendak mengembangkan usaha rintisan ini ke luar negeri, misalnya dengan mendirikan anak perusahaan, atau melakukan kerja sama dengan startup teknologi lain untuk melayani kebutuhan pasar.

    Fleksibilitas teknologi Kata.ai untuk mengadopsi bahasa baru juga memungkinkan perluasan secara cepat ke berbagai negara. Dengan memanfaatkan jaringan internasional dan kemampuan teknologi TPTF, kami ingin memperluas bisnis Kata.ai di luar Indonesia.” Jelas Barry.

    Source : kata.ai

    Written by : Fenni Wardhiati

    Komentar