Tips Membuka Bisnis Startup Aset Manajemen

    aset Manajemen picture

    DuniaFintech.com – Startup Fintech menjamur. Tak hanya bergerak di bidang pelayanan pengiriman uang, tapi juga merambah ke bidang pendanaan secara online seperti peer to peer lending dan crowd funding. Selain beberapa bidang tersebut, bisnis startup aset manajemen digadang-gadang sebagai pilihan usaha yang menjanjikan.

    Kenapa demikian? Karena seiring pertumbuhan teknologi, banyak masyarakat yang memilih untuk mengubah gaya hidup mereka dari konvensional ke serba digital, sehingga munculnya startup aset manajemen dapat membantu mempermudah berjalannya sistem pengaturan keuangan, baik secara individu maupun organisasi.

    Dalam mengelola suatu usaha, tidak ada strategi yang menjanjikan untuk menjadikan Anda kaya raya secara cepat. Tapi, tips-tips untuk membuka bisnis startup aset manajemen ini mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan Anda agar usaha Anda berjalan dengan baik dan bertumbuh secara berkala.

    -Penuhi Regulasi atau Standar Peraturan Untuk Startup Manajemen Aset

    Mengingat adanya potensi penyalahgunaan dalam pendirian sebuah perusahaan, maka pembukaan perusahaan apa pun termasuk bisnis startup manajemen aset wajib tunduk pada peraturan-peraturan atau regulasi yang ada, yang telah ditetapkan dalam undang-undang yang berlaku di sebuah negara. Dalam tujuan hukum, perusahaan aset manajemen dianggap sebagai penasihan investasi yang harus terdaftar di sebuah negara, misalnya saja di Indonesia harus resmi terdaftar di Otorisasi Jasa Keuangan (OJK).

    – Menjaga Kepercayaan Investor

    Mengelola bisnis startup aset manajemen kadang kala membutuhkan biaya yang tinggi untuk operasional perusahaan. Anda perlu mengamankan modal yang besar tersebut dengan perencanaan yang matang, perkiraan anggaran yang akurat, dan strategi yang tepat.

    -Memiki Pegawai yang Berbakat

    Keberhasilan perusahaan startup aset manajemen Anda tidak hanya bergantung pada keahlian diri Anda sendiri, tapi juga kemampuan pegawai atau tim startup Anda. Startup aset manajemen membutuhkan pegawai yang paham terhadap dunia teknologi, perangkat lunak, dan bagaimana sebuah sistem atau produk teknologi betul-betul berjalan hingga masyarakat menerima dampak positif dari peluncuran progam yang diciptakan.

    Kebutuhan untuk mempekerjakan orang yang profesional di bidang IT sangat penting bagi perusahaan aset manajemen karena persaingan yang ketat di era digital. Tenaga ahli dalam bidang pemasaran juga perlu memahami produk yang dipasarkan untuk mencapai penetrasi pasar yang memadai dan membuat masyarakat melek teknologi.

    -Merealisasikan Strategi

    Jangan malas menuliskan dan melakukan review terhadap strategi bisnis aset manajemen Anda secara berkala. Karena strategi bisnis Anda akan menjadi titik tolak strategis pencapaian target. Rajin melacak distribusi pemasaran perlu dilakukan di setiap wilayah sasaran Anda. Apakah masyarakat telah menerima dengan baik informasi terkait produk aset manajemen Anda atau masih banyak yang belum mengerti bahkan tidak tahu menahu soal perusahaan Anda karena kurangnya edukasi dari tim pemasaran perusahaan.

    -Kenali Pesaing

    Ini adalah langkah awal. Jauh sebelum Anda mengoperasikan bisnis aset manejemen Anda, kenali terlebih dulu siapa saja pesaing Anda, strategi yang mereka lakukan, kelebihan dan kelemahannya, serta berapa banyak pesaing yang harus dihadapi. Dengan mengenal pesaing di bidang yang sama dengan perusahaan yang Anda kelola, Anda dapat menentukan langkah yang tepat untuk membuat perbedaan atau nilai lebih pada perusahaan Anda apabila dibandingkan dengan para pesaing.

    -Tidak Berhenti Belajar dari Orang Lain

    Jaringan bisnis adalah hal yang penting untuk pertumbuhan bisnis Anda. Banyak-banyaklah menghadiri seminar atau kegiatan yang sesuai dengan bidang perusahaan Anda, tidak segan melakukan percakapan pada orang yang berada dalam bisnis yang sama. Anda tidak perlu takut berbicara dengan pesaing karena pebisnis yang handal biasanya akan bersedia membantu Anda menjadi pesaing yang lebih baik dan memberikan beberapa masukan, selama mereka tidak melihat Anda sebagai ancaman dalam persaingan. Jika hal ini Anda lakukan terus-menerus, Anda bisa menemukan mentor bisnis yang tepat.

    – Jangan Lupakan Branding Bisnis Manajemen Aset Anda

    Menjadikan merek bisnis aset manajemen Anda memang bukan hal yang mudah. Apalagi ketika pesaing Anda sudah sangat mengakar di hati masyarakat dan memiliki pelanggan yang luas. Namun, kekhawatiran Anda bisa saja terkikis bila mampu mengimbanginya dengan teknik yang digunakan oleh banyak pengusaha, yakni mengakuisi bisnis aset manajemen yang dapat menempatkan posisi Anda pada keunggulan merek yang sudah sangat dipercaya oleh target pasar Anda.

    Written by : Sintha Rosse

    Komentar