32.2 C
Jakarta
Sabtu, 4 April, 2020

ZCLASSIC LAKUKAN MERGE DENGAN BITCOIN

DuniaFintech.com –Minggu lalu adalah minggu yang menggembirakan bagi ZClassic karena mata uang virtual itu melakukan hardfork untuk menggabungkan diri dengan cryptocurrency tertua, Bitcoin.

Dengan kekuatan gabungan dari dua nilai mata uang digital berbasis blockchain itu, sekarang kita memiliki produk hardfork yang disebut Bitcoin Private. Karena perubahan besar ini, ZClassic telah mengalami periode yang cukup bergolak, jadi mari kita lihat bagaimana prospek koin ini beberapa hari sebelumnya, selama dan setelah hardfork yang menggabungkannya dengan Bitcon.

Baca juga: https://www.duniafintech.com/pendapat-presiden-jokowi-terkait-startup-fintech-di-indonesia/

Mengapa ZClassic Melakukan Hardfork?

Jacob Brutman, pemimpin operasi untuk Bitcoin Private menyatakan bahwa alasan untuk menggabungkan ZClassic dan Bitcoin digabungkan dalam sebuah proyek hardfork yang disebut Bitcoin Private terletak pada fakta bahwa kedua cryptocurrency yang dikombinasikan bersama-sama dapat membawa layanan yang lebih memuaskan bagi semua pengguna dan pemegang koin.

Dengan Bitcoin Private, dikatakan bahwa semua transaksi yang diproses melalui ekosistem terdesentralisasi ini akan lebih mudah diproses dengan waktu pemrosesan yang cepat, biaya yang rendah dan privasi yang sangat rendah. Hal ini sangat penting bagi Bitcoin juga, karena koin ini, walaupun yang tertua di pasaran dan diluncurkan sebagai prototip mata uang digital pertama, tidak menindaklanjuti persaingan sehingga kemampuan teknologinya macet di masa lalu tanpa adanya perbaikan lebih lanjut.

Baca juga: https://www.duniafintech.com/pendapat-presiden-jokowi-terkait-startup-fintech-di-indonesia/

Seperti diketahui, Bitcoin mengalami masalah dengan waktu pemrosesan yang lambat, biaya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kebanyakan kripto yang lain. Bitcoin juga memiliki beberapa masalah dengan privasi. Penggabungan ini diharapkan akan mampu mengatasi masalah-masalah itu.

Penggabungan dijadwalkan pada akhir Februari 2018 kemudian dijadwal ulang pada tanggal 2 Maret 2018. Hardfork terjadi pada tanggal yang dijadwalkan ulang sebagai direncanakan, namun banyak orang masih belum yakin apa yang sedang terjadi, kecuali pemegang koin ZCL dan BTC.

Sementara ZClassic sendiri merupakan hasil hardfork dari ZCash, sepertinya tidak ada sesuatu yang baru dengan kemunculannya. Penggabungan dengan Bitcoin ini juga terkait isu mengenai harga ZClassic saat ini.

Dengan demikian, di hari pertama kemunculan Bitcoin Private, semua pemegang BTC dan ZCL akan mendapatkan tambahan BTCP sejumlah nilai BTC dan ZCL yang mereka miliki. Dalam protokol baru, 1 BTC bernilai 1 BTCP, sementara 1 ZCL juga menghasilkan 1 BTCP.

Source: globalcoinreport.com

Written by: Dita Safitri

 

- Advertisement -

DuniaFintech.com –Minggu lalu adalah minggu yang menggembirakan bagi ZClassic karena mata uang virtual itu melakukan hardfork untuk menggabungkan diri dengan cryptocurrency tertua, Bitcoin.

Dengan kekuatan gabungan dari dua nilai mata uang digital berbasis blockchain itu, sekarang kita memiliki produk hardfork yang disebut Bitcoin Private. Karena perubahan besar ini, ZClassic telah mengalami periode yang cukup bergolak, jadi mari kita lihat bagaimana prospek koin ini beberapa hari sebelumnya, selama dan setelah hardfork yang menggabungkannya dengan Bitcon.

Baca juga: https://www.duniafintech.com/pendapat-presiden-jokowi-terkait-startup-fintech-di-indonesia/

Mengapa ZClassic Melakukan Hardfork?

Jacob Brutman, pemimpin operasi untuk Bitcoin Private menyatakan bahwa alasan untuk menggabungkan ZClassic dan Bitcoin digabungkan dalam sebuah proyek hardfork yang disebut Bitcoin Private terletak pada fakta bahwa kedua cryptocurrency yang dikombinasikan bersama-sama dapat membawa layanan yang lebih memuaskan bagi semua pengguna dan pemegang koin.

Dengan Bitcoin Private, dikatakan bahwa semua transaksi yang diproses melalui ekosistem terdesentralisasi ini akan lebih mudah diproses dengan waktu pemrosesan yang cepat, biaya yang rendah dan privasi yang sangat rendah. Hal ini sangat penting bagi Bitcoin juga, karena koin ini, walaupun yang tertua di pasaran dan diluncurkan sebagai prototip mata uang digital pertama, tidak menindaklanjuti persaingan sehingga kemampuan teknologinya macet di masa lalu tanpa adanya perbaikan lebih lanjut.

Baca juga: https://www.duniafintech.com/pendapat-presiden-jokowi-terkait-startup-fintech-di-indonesia/

Seperti diketahui, Bitcoin mengalami masalah dengan waktu pemrosesan yang lambat, biaya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kebanyakan kripto yang lain. Bitcoin juga memiliki beberapa masalah dengan privasi. Penggabungan ini diharapkan akan mampu mengatasi masalah-masalah itu.

Penggabungan dijadwalkan pada akhir Februari 2018 kemudian dijadwal ulang pada tanggal 2 Maret 2018. Hardfork terjadi pada tanggal yang dijadwalkan ulang sebagai direncanakan, namun banyak orang masih belum yakin apa yang sedang terjadi, kecuali pemegang koin ZCL dan BTC.

Sementara ZClassic sendiri merupakan hasil hardfork dari ZCash, sepertinya tidak ada sesuatu yang baru dengan kemunculannya. Penggabungan dengan Bitcoin ini juga terkait isu mengenai harga ZClassic saat ini.

Dengan demikian, di hari pertama kemunculan Bitcoin Private, semua pemegang BTC dan ZCL akan mendapatkan tambahan BTCP sejumlah nilai BTC dan ZCL yang mereka miliki. Dalam protokol baru, 1 BTC bernilai 1 BTCP, sementara 1 ZCL juga menghasilkan 1 BTCP.

Source: globalcoinreport.com

Written by: Dita Safitri

 

- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU

Beberapa Kriptografer Legendaris di Masa Keemasannya

DuniaFintech.com - Kriptografi merupakan sebuah metode, bahkan seni, dalam melakukan pengamanan data, pesan dan segala hal yang melibatkan urusan transaksi dan komunikasi. Seperti diketahui, kriptografer...

Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Dunia Hiburan dan Industri Event

DuniaFintech.com – Dampak pandemi COVID-19 terhadap dunia hiburan tidak mengurangi kreatiftas dan inovasi para entertainer agar tetap eksis dan menghibur penggemarnya. Dunia Hiburan dan Industri Event...

Menghasilkan Uang Saat Pandemi Corona, Bisnis ini Bisa Jadi Pilihan

DuniaFintech.com - Anjuran pemerintah mengenai “social distancing” sangat berpengaruh terhadap financial masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan yang dilakukan diluar dirumahpun termasuk kegiatan bekerja di himbau...

Program Siap Siaga COVID-19 DANA Solidkan Indonesia

DuniaFintech.com - Penyelenggara keuangan berbasis teknologi, DANA, menghadirkan program Siap Siaga COVID-19 sebagai aksi nyata dalam memberi informasi terhadap wabah Wuhan ini. Program ini...

Kiat Atur Keuangan untuk Bertahan di Tengah Pandemi Corona

DuniaFintech.com - Virus corona Covid-19 telah mengubah kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia dan turut berdampak pada kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, virus...
Translate